Bandung, idisionline.com – Pendapatan Asli Desa (PADes) Ciheulang, Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, hingga saat ini diakui masih nol besar alias nihil.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Ciheulang, Rubby Nur Habibi saat berhasil diwawancarai awak media diruang kerjanya, Selasa (08/09/2026).

“Untuk pendapatan asli didesa kami, semenjak saya menjabat sebagai Kades tahun 2019 terus terang  hingga saat ini masih nihil. Kami tengah mempersiapkan Perdes sebagai payung hukumnya” ucapnya.



Kendati tidak dipungkiri oleh Kades bahwa fotensi wilayah yang ada di Desanya cukup besar namun masih terkendala.

“Memang secara fotensi wilayah kami cukup besar, punya tanah carik sekitar 43 Hektar, ada hotel, glamping dan lainnya. Hanya belum menghasilkan PADes masih terkendala, kami tengah bentuk peraturannya”imbuhnya.

Begitupun halnya dengan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Saat disinggung Kades mengungkapkan baru sekali menyertakan modal.

“Untuk Bumdes juga sejauh ini belum nyumbang PADes, penyertaan modal dikucurkan untuk program ketahanan pangan Tahun 2025 senilai Rp. 325 juta dengan bidang usaha penggemukan 14 ekor sapi” ungkapnya.

Sementara penyertaan modal Bumdes sebelumnya di Tahun 2021 senilai Rp.100 juta, Kades tak pungkiri hal itu. Dipaparkanya modal itu digunakan untuk ternak domba yang dikelola kelompok ternak.

“Memang ada juga penyertaan modal Bumdes di Tahun 2021 sebesar 100 juta, saya baru ingat itu dibelikan 30 ekor domba yang disebar dikelompok . Tapi itupun tak ada hasil, dianggapnya itu bantuan dari hibah. Bagu kami hal itu cukup dilematis”paparnya.

Dilain pihak Direktur BUMDesa Ciheulang, Jimy sejauh ini belum bisa ditemui. Melalui pesan WhatsApp Jimy mengaku sedang dilapangan.

Pantauan berlanjut ke lokasi kandang sapi Bumdes, dengan didampingi Kepala Desa dan BPD. Nampak kadang diatas lahan yang katanya sewa terdapat 3 ekor sapi dalam kandang.

Diakhir wawancara, Rubby menjelaskan adanya kematian sapi dan penjualan yang belum diterima laporannya.

“Beberapa ekor Sapi memang dikabarkan mati juga ada yang sudah terjual. Namun rincian laporannya belum kami terima dari pengurus Bumdes. Baiknya memang harus bertemu langsung dengan Direktur Bumdes” pungkasnya.


***Her

Info Lainnya  Kecelakaan Kerja Mengakibatkan Kematian di Desa Sarimahi Ciparay, Perlu Mendapatkan Ekstra Pengawasan dan Pembinaan