KARAWANG,Idisionline.com – Dansektor 10 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Tamba Tua Panjaitan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap saluran pembuangan limbah cair atau outfall PT Timuraya Tunggal di Desa Anggadita, Klari, Karawang, Selasa (8/9/2026).

Sidak tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pengelolaan limbah industri guna mencegah potensi pencemaran lingkungan, khususnya terhadap aliran Sungai Citarum.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap sampel limbah cair yang keluar dari sistem pengolahan perusahaan.


Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tingkat keasaman atau pH tercatat berada pada angka 7 dengan suhu air 32,3 derajat Celsius.

Selain itu, kapasitas air baku yang dikelola tercatat sekitar 500 meter kubik per jam, sementara debit air yang dibuang sekitar 10 meter kubik per jam.

Dansektor 10 Kolonel Inf Tamba Tua Panjaitan bersama jajaran turut meninjau langsung sistem pengolahan air limbah perusahaan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, pengolahan air limbah dinilai berjalan cukup baik dan tidak ditemukan adanya indikasi pelanggaran pencemaran lingkungan saat inspeksi dilakukan.

Meski demikian, pihak perusahaan tetap diminta untuk menjaga dan meningkatkan pengelolaan limbah cair secara berkelanjutan agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

“Kami mengingatkan agar pengolahan air limbah tetap dijaga dengan baik dan sesuai standar yang berlaku, sehingga tidak mencemari lingkungan, terutama aliran Sungai Citarum,” tegasnya

Pihak PT Timuraya Tunggal menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan masukan dari Satgas Citarum Harum bersama unsur terkait.

Manajemen perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pengelolaan air limbah sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan pengecekan turut melibatkan perwakilan PT Timuraya Tunggal, unsur Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, serta personel Satgas Citarum Harum Sektor 10.

Info Lainnya  Duta Pustaka IKN 2026 Jery Bulo Angkat Literasi Digital dan Literasi Ramah Anak untuk Tingkatkan Minat Baca Indonesia