DEPOK, CIREBON, Idisi Online – Di tengah dinamika pendidikan dasar, SDN 1 Kasugengan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terus menunjukkan progres. Dengan total 315 siswa, sekolah ini menjadi salah satu SD Negeri dengan animo pendaftar tertinggi di wilayahnya.
Kepala Sekolah Pak Buang, S.Pd menegaskan, kunci utama kemajuan sekolah adalah sinergi antara guru, dan orang tua murid.
315 Siswa: Bukti Kepercayaan Orang Tua
Hingga tahun ajaran 2025/2026, SDN 1 Kasugengan Lor menampung 315 anak didik dari kelas 1 sampai kelas 6.
“Alhamdulillah orang tua murid sangat percaya dan ada kepuasan tersendiri terhadap pelayanan kami. Itu jadi motivasi besar bagi seluruh dewan guru,” ujar Pa Buang, Senin (31/8/2026).
Kepercayaan itu nyata dalam setiap kegiatan. Contohnya acara perpisahan kelas 6 yang sepenuhnya murni dikelola oleh orang tua murid bersama komite sekolah. Mulai dari rapat, iuran, hingga pelaksanaan acara, pihak sekolah hanya mengarahkan dan mendampingi.
“Ini luar biasa. Komite aktif, orang tua kompak. Dana tidak membebani sekolah, tapi hasilnya meriah dan bermakna,” tambahnya.
Prestasi Non-Akademik: Juara Bahasa Daerah Tingkat Kecamatan & Kabupaten
Selain akademik, SDN 1 Kasugengan Lor juga unggul di bidang seni dan budaya. Siswa kelas 5 berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih juara dalam lomba Bahasa Cirebon dan Bahasa Sunda di tingkat Kecamatan Depok dan Kabupaten Cirebon.
“Kami sengaja menghidupkan muatan lokal. Anak-anak kami ajarkan bahasa daerah agar tidak punah. Ternyata bisa tembus sampai kabupaten. Kami bangga,” kata Pa Buang.
Guru Solid dan Fokus Benahi Sarpras
Di balik prestasi itu ada kerja tim yang solid. “Guru-guru di sini sangat kompak, hebat, dan punya semangat berinovasi. Mau diajak berubah, mau belajar hal baru demi anak-anak,” puji Pa Buang.
Saat ini sekolah sedang fokus membenahi sarana dan prasarana. Program utama yang berjalan adalah pengecatan gedung, penataan kelas, dan perbaikan lingkungan sekolah.
Langkah ini juga bagian dari target besar: mewujudkan SDN 1 Kasugengan Lor sebagai Sekolah Adiwiyata. “Kami ingin anak-anak belajar di lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat. Program bank sampah dan kebun sekolah sudah mulai kami jalankan,” jelasnya.Selain itu juga saya sudah membeli 10 tong sampah untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi lingkungan sekolah.
SPMB 56 Siswa, Melebihi Daya Tampung
Tingginya minat masyarakat membuat *Penerimaan Siswa Baru tahun ini mencapai 56 anak*. Jumlah itu bahkan melebihi kapasitas ideal beberapa rombel.
“Kami mengucapkan mohon maaf kepada para orang tua siswa yang belum bisa kami terima karena keterbatasan ruang dan tenaga pendidik. Tapi kami terus berupaya mengajukan penambahan rombel,” ungkap Pa Buang.
Harapan: Pertahankan Prestasi, Genjot Akademik
Menatap ke depan, Pak Buang memiliki target jelas.
“Harapan saya, apa yang sudah kita raih kita pertahankan. Yang belum, kita tingkatkan. Terutama di bidang akademik dan non-akademik agar SDN 1 Kasugengan Lor semakin diperhitungkan,” pungkasnya.
Dengan jumlah siswa 315, dukungan orang tua, guru yang inovatif, dan segudang program, SDN 1 Kasugengan Lor optimis menjadi sekolah penggerak di Kecamatan Depok.
Rep: Ginanjar, Syobit
