Ciamis, idisionline.com – Sejumlah Desa yang ada di Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, Kepala Desanya mengaku dalam tata kelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) mati suri alias tak ada hasil.
Seperti yang dikemukakan Kades Cihaurbeuti, Uloh Saefuloh saat dikonfirmasi awak media d kantornya, Senin (01/09/2026).

Uloh menyebut sejak didirikannya Bumdes dan dikucurkan modal usaha, tidak pernah memberi kontribusi PADes.
“Sejak berdiri dan dibentuk, penyertaan modal untuk bumdes dikucurkan meski tidak tiap tahun. Hasilnya hingga saat ini belum ada menyumbang PADes” ungkap Uloh.
Dilanjutkan Dia, sektor usaha simpan pinjam yang tidak berputar. Ketahanan pangan ternak ayam petelur masih berjalan.
“Yang paling parah pada sektor usaha simpan pinjam. Pada gak mau bayar akhirnya bangkrut. Tinggal ternak ayam petelur yang masih jalan, itupun hasilnya hanya cukup untuk pakan dan bayar pengurus. Hampir semua Desa disini pengelolaan Bumdes mati suri” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Kades Sukahaji, Aud Suryana yang ditemui terpisah dikantornya.
Ia menyebut belum pernah ada setoran PAdes dari Bumdes sejak didirikan.
“Pendapatan asli desa yang bersumber dari Bumdes hampir tidak ada. Usaha bumdes tidak berjalan, hanya ketahanan pangan usaha ayam petelur yang kini masih berjalan”ujarnya.
Sementara diketahui penyertaan modal yang dikucurkan Desa Sukahaji, sejak tahun 2018 hingga 2025 mencapai nilai sekurangnya 400 juta.
Penilaian tata kelola Bumdes di Kecamatan Cihaurbeuti juga tak dipungkiri Kades Sukamulya, Agus Sudrajat yang juga merupakan ketua APDESI kecamatan.
“Memang benar kondisi usaha Bumdes rata-rata seperti itu, tapi bukan terhenti atau bangkrut. Banyak faktor penyebab yang jadi kendala mandeknya usaha bumdes sehingga tak buahkan hasil” pungkas Agus.
***Her
