Idisi Online|| Kab Bandung
Kiprah Pejabat Kepala Desa Bandasari Kecamatan Cangkuang, Ade Kurnia untuk mengisi kekosongan jabatan selama proses Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2021.

Sebelumnya Ade Kurnia adalah ASN yang bertugas di Kantor Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, ia menjabat sebagai Kasubag Program dan Keuangan di Kantor Kecamatan Banjaran. Namun atas dukungan warga masyarakat Desa Bandasari Kecamatan Cangkuang juga unsur Pemerintahan Desa Bandasari berharap Ade Kurnia dapat mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa sehubungan ia asli berasal dari Desa Bandasari, akhirnya Ade Kurnia disetujui oleh Camat Banjaran dan ditunjuk oleh Bupati Bandung untuk menjadi Pejabat Kepala Desa Bandasari.
Hasil wawancara awak media Idisi Online dengan Ade Kurnia di Kantor Desa Bandasari, Rabu (18/8/2021) ia mengatakan bahwa di masa pandemi Covid-19 dengan amanah yang ia emban kurang lebih enam bulan itu, berusaha untuk menggali potensi-potensi yang ada di Desa Bandasari terutama dalam bidang ekonomi.
Selama ini, Ade menganggap bahwa warga masyarakat Desa Bandasari belum mendapat cara untuk menggali potensi ekonomi yang ada.
Ade pun melihat bahwa potensi ekonomi di Desa Bandasari begitu besar, kita perlu mendongkrak nya melalui peran-peran Sumber Daya Manusia dalam mengelola Sumber-sumber potensi alam di Desa Bandasari.
Seperti halnya di Desa Bandasari terdapat mata air, itu tidak dilihat potensinya, padahal itu sumber ekonomi yang sangat besar, terang Ade.
Dibutuhkan kebersamaan dengan masyarakat untuk menggali ekonomi melalui potensi yang ada, tambahnya.
Sarana Infrastruktur jalan, sudah lama tidak terakomodir dengan anggaran yang ada, dalam masa pandemi ini kita dapat menggunakan program Padat Karya, dengan anggaran yang ada, manfaatkan dengan sumber yang ada, juga dapat melalui bantuan Pemerintah Kab Bandung, walaupun pelaksanaan nya oleh Pihak Ke-3, juga dapat melibatkan warga masyarakat.
Untuk infrastruktur jalan di wilayah Desa Bandasari, Ade Kurnia menjelaskan bahwa di wilayah kerjanya sudah mendapat bantuan untuk pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan yang di danai dari APBD Kab Bandung, itu ada lima titik.

Lokasinya di RW 15 Bandasari, RW 02 Legok Minang sama RW 05 Leuweung Datar, RW 12 dan RW 04, juga RW 14 Parahiyangan Kencana.
Kemudian untuk TPT ada alokasi dana dari ADPD tahap kedua, yang saat baru diusulkan. Pembangunannya kita lakukan dengan Padat Karya.
Potensi pemuda juga diarahkan kepada kegiatan olahraga. Selama ini mobilitasnya menurun, imbuh Ade.

Ade juga menilai untuk tiga pilar yang ada di Desa Bandasari baik itu LPMD juga lembaga lainnya yang mendukung terhadap pembangunan terutama untuk ekonomi ada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) harus diberdayakan lagi.
Itu semua menjadi tanggung jawabnya sebagai Pejabat Kepala Desa Bandasari selama enam bulan ke depan.
Reporter : Dadang HKS





