Manado Sulawesi Utara || Idisi Online,-

Team Rescue BNPB Kota Manado dibantu anggota POLRI dan TNI juga beberapa anggota Perkumpulan Maesaan Waya Maleo Lovers Sulut (MWMLS) telusuri Sungai Das Tondano mencari korban tenggelam.
Korban bernama Agli Tambengi usia sekitar 18 tahun yang beralamat di Karame Lingkungan II Kota Manado tersebut sekitar jam 18.30 WITA, ia hanyut tenggelam ke Sungai Das Tondano diduga karena mabuk akibat minuman keras.

Menurut orang tuanya, Zulkifli Tambengi yang juga ikut dalam pencarian mengatakan, bahwa anaknya tenggelam pas di belakang Gereja Katolik Delasale.
Kronologis kejadian
Perihal orang hilang diduga tenggelam di Sungai Jengki Kota Manado.
Menurut keterangan para saksi,
Saksi 1, An. David Henoch, 17, Siswa SMK, Kristen, Kel. Karame Lingkungan II.
Saksi 2, An. Ilham Boham, 17 tahun, Islam, pekerjaan tiada, Kel. Karame Lingkungan II.
Bahwa Korban bernama Agli Tambengi, 18 Tahun, Islam, Swasta, beralamat di Kelurahan Karame Lingkungan II adalah temannya.

Pada Hari Minggu, 30 Mei 2021, sekitar pukul 07.00 WITA menurut keterangan kedua saksi, mereka bertiga sedang pesta miras di pinggiran sungai Das Tondano Kelurahan Karame Lingkungan II.
Dan setelah selesai pesta miras, saksi 1 melihat korban mandi di sungai dan sempat ditegur oleh saksi 1 dan saksi 2 agar supaya tidak usah mandi di sungai karena sudah mabuk.
Setelah itu saksi 1, tertidur di pingir sungai dan terjatuh, namum ditolong oleh masyarakat yang sedang memancing di sekitar sungai karena saksi 1 sudah dalam kondisi mabuk dan tak sadarkan diri, setelah itu saksi 1 sadarkan diri pukul 18.00 WITA dan baru mengetahui bahwa korban belum pulang rumah sampai saat ini.
Sampai pukul 21.40 WITA korban masih dalam pencarian petugas yang dibantu oleh warga sekitar.
Reporter : Sanly Boham








