Bandung, idisionline.com – Diantara program yang menjadi skala prioritas pemerintah membuka Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Ketahanan Pangan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Dua Program tersebut dimplementasikan Pemerintah Desa (Pemdes) Margaasih, Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, dengan langkah nyata.
Pemaparan Kepala Desa Margaasih, Yayan saat diwawancarai awak media dikantornya, Jumat (21/08/2026) seputar perkembangan usaha Bumdes dan KDMP.
“Program ketahanan pangan yang di kelola Bumdes mendirikan lumbung pangan bagi warga. Pembelian gabah, penggilingan dan perdagangan beras”paparnya.
Lebih lanjut Ia menjelaskan pangsa pasar beras hasil giling Bumdes suplay Dapur MBG.
“Beras yang dihasilkan Bumdes untuk menutupi 2 SPPG (Dapur MBG) melalui KDMP. Jadi saling bersinergi, tidak kurang dari 2,5 ton beras tiap minggu masuk koperasi, belum lagi untuk menutupi kebutuhan pembelian warga” jelanya.
Sementara tata kelola dan tumbuh kembang KDMP, menurut Yayan mulai menggeliat dengan keanggotaan dan simpan pinjam yang signifikan.
“KDMP sudah memiliki anggota tetap lebih dari 200 anggota, dari hasil dan simpanan para anggota, KDMP sudah bisa menggulirkan pinjaman ada yang mencapai hingga 10 juta” tutur Yayan.
Diakhir perbincangan, Yayan yang diketahui tahun depan habis masa jabatannya berharap, grafik dan hasil kedua program pemerintah itu terus meningkat.
“Masa jabatan saya sebagai Kades di tahun depan habis. Jika masyarakat masih mendukung dan percaya saya terpilih kembali menjadi Kades, Alhamdulillah. Terpenting saya berharap program yang kini tengah dijalankan makin maju dan bermanfaat bagi masyarakat” pungkasnya.
***Her
Sinergitas KDMP dan BumDesa Margaasih Cukup Harmonis
Kades : Optimis Berbuah Manis Dapat Dongkrak Ekonomi Warga









