Bandung, idisionline.com – Program Ketahanan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung Tahun 2025 dengan penyertaan modal dari kantong Dana Desa (DD) senilai Rp.369.251.000-
Modal tersebut menurut Sekretaris Desa Bojongsoang, Dadan yang berhasil ditemui dikantornya, Rabu (12/08/2026) digunakan usaha ternak bebek pedaging.

“Modal usaha yang dikucurkan Desa melalui Bumdes dipakai usaha Bebek pedaging. Seperti sebelumnya pernah juga usaha ternak Bebek meski bangkrut. Perkembangan sekarang ya seperti itu lah” Ucap Dadan.
Berbekal alamat lokasi kandang yang sampaikan Sekdes serta nomor telepon Direktur Bumdes. Awak media menelusuri keberadaan usaha Bumdes Bojongsoang.
Berhasil ditemui pemilik lahan yang disewa Bumdes serta keberadaan ternak Bebek yang tersisa terhitung tak sampai 100 Ekor.
“Benar ini kandang yang dibuat Bumdes diatas lahan milik saya yang disewa 15 juta per tahun. Sudah hampir 4 tahun disewa. Silahkan jika mau cek bebeknya tinggal segitu” ucap pemilik lahan.
Fakta lapangan atas pengelolaan program Ketapang Desa Bojongsoang malah berbanding terbalik dengan keterangan Direktur Bumdes, Saeful saat berhasil terkonfirmasi melalui sambungan seluler.
“Usaha yang dijalankan Bumdes ternak Bebek pedaging, dengan jumlah bebek tiap periode berbeda. Saat ini dikandang sudah tidak ada karena sudah terjual” tukasnya.
Disinggung ihwal besaran penyertaan modal yang diterima serta hasil penjualan bebek, Saeful terkesan enggan mengungkap dengan berkilah harus tanya ke Bendahara Bumdes.

“Nilai modal usaha ketahanan pangan dan hasil penjualan lebih jelasnya saya harus tanya dulu ke Bendahara. Sejauh ini usaha bebek belum ada hasil yang signifikan. Baru sebatas bisa bertahan beli pakan” kilah Saeful.
Kendati pernah alami kegagalan dan gulung tikar usaha ternak Bebek yang dikelola Bumdes, anehnya usaha tersebut masih diulangi seolah tak pernah jera. Padahal modal usaha yang dikucurkan pemerintah melalui Desa harus ditanggungjawab.
Sejauh ini Kepala Desa Bojongsoang selaku pemangku kebijakan dan penanggungjawab anggaran belum dapat ditemui untuk diminta keterangan terkait hal itu.
***Her








