SUKABUMI — idisionline.com || Misteri penemuan kerangka perempuan di kawasan hutan jati, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi akhirnya terjawab. Pihak keluarga memastikan bahwa kerangka yang ditemukan di areal Perkebunan Pohon Jati PT IBP, Desa Sagaranten pada Senin (13/7/2026) adalah Eka Maryani (26), warga yang dilaporkan hilang kontak sejak 29 Juni 2026.
Kondisi jenazah yang sudah membusuk dan sebagian besar tinggal tulang belulang membuat identifikasi awal di lokasi sulit dilakukan hanya berdasarkan pakaian.
Kepastian identitas diperoleh setelah kepolisian melibatkan kedua orang tua korban dalam proses identifikasi lanjutan di rumah sakit.
“Iya sudah betul, sudah ada informasi konfirmasi ke keluarga. Bahwa korban yang di sana itu adalah Eka Maryani,” ujar Bedy, kakak ipar korban, Rabu (15/7/2026).
Sebelum identitas dipastikan, foto selebaran orang hilang milik Eka ramai disandingkan warganet dengan dokumentasi evakuasi kerangka perempuan bersweter merah. Beredar pula kabar penemuan telepon genggam di lokasi, yang membuat keluarga semakin cemas.
Bedy mengaku keluarganya sempat dilanda kepanikan akibat derasnya informasi yang belum terverifikasi tersebut.
Eka Maryani diketahui warga Kampung Sindangsari, Desa Cimenteng, Kecamatan Curugkembar. Terakhir kali ia terlihat di rumah kontrakannya di wilayah Sagaranten sebelum hilang kontak.
Pelaku Ditangkap, Ternyata Ada Motif Perampokan,
Hanya butuh waktu dua hari, aparat kepolisian berhasil menangkap para tersangka yang diduga pelaku pembunuhan Eka. Para pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Sukabumi.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terungkap fakta di balik aksi keji ini:
1. Modus Pancingan: Korban dipancing bertemu lewat aplikasi chat dengan alasan transaksi. Saat tiba di lokasi sepi, nyawanya langsung dihabisi.
2. Barang Digasak: Motor, HP, sampai perhiasan milik korban diambil semua sebelum jasadnya dibuang ke kebun jati.
3. Ketahuan dari Barang Bukti: Polisi bisa melacak komplotan ini setelah menelusuri posisi motor & HP korban yang sudah digadaikan.
4. Video Viral: Rekaman interogasi penadah sudah beredar. Disebut nama perantara ‘Iwir’ dan terduga eksekutor ‘Delon’.
Hingga saat ini penyebab kematian Eka Maryani masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Identitas korban juga masih menunggu hasil tes DNA dari RS Bhayangkara untuk dicocokkan.
Usai seluruh proses identifikasi dan autopsi selesai, jenazah Eka telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Sementara itu, aparat kepolisian menyatakan masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap motif lengkap serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana lain dalam peristiwa tersebut.***







