
KARAWANG, Idisionline.com – Derap langkah tegap dan kompak dari puluhan anak-anak berseragam polisi cilik (Pocil) seketika mencuri perhatian ratusan pasang mata di Lapangan Karangpawitan, Kabupaten Karawang, Rabu (1/7/2026).
Di balik khidmatnya Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kehadiran Pocil Polres Karawang ini menjadi magnet tersendiri yang mengundang decak kagum.
Bukan sekadar tampil, Pocil yang mewakili jajaran Polres Karawang ini datang dengan reputasi mentereng.
Mereka merupakan penyandang gelar Juara Utama 2 di tingkat Polda Jawa Barat, serta pernah menyabet predikat Juara Utama 1 Nasional di ajang Adiman.
Sebuah prestasi yang menempatkan mereka sebagai salah satu tim Pocil elit yang disegani.
Pembina Pocil Polres Karawang, Kania, mengungkapkan bahwa penampilan memukau hari ini merupakan buah dari disiplin dan kerja keras yang tidak instan.
“Persiapan untuk tampil di Hari Bhayangkara ke-80 ini sudah kami siapkan matang-matang selama 30 hari terakhir. Anak-anak digembleng dengan ketat namun tetap humanis,” ujar Kania di lokasi acara.
Sebanyak 50 personel Pocil yang tampil hari ini merupakan anak-anak pilihan yang disaring dari 16 sekolah dasar (SD) di wilayah Kabupaten Karawang.
Uniknya, formasi kali ini diisi oleh siswa-siswi SD yang bersiap memasuki kelas 6. Salah satu yang menarik perhatian adalah postur tubuh mereka yang bervariasi, bahkan ada anggota yang tingginya sudah mencapai 174 cm, memberikan kesan gagah di lapangan.
Salah satu anggota Pocil asal SDN Cibalongsari II, Lutfi Jabbar Asyamie, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga sekaligus ketegangannya usai sukses menunjukkan kebolehan di hadapan Kapolres Karawang dan tamu undangan.
“Senang banget bisa ikut tampil hari ini, walaupun tadi jujur sempat ada rasa deg-degan sebelum masuk lapangan,” kata bocah yang akrab dipanggil Jabbar tersebut polos sambil tersenyum.
Bagi Jabbar dan kawan-kawannya, rompi dan baret polisi yang mereka kenakan bukan sekadar kostum panggung. Kegiatan Pocil ini menjadi pemantik awal dari mimpi besar mereka di masa depan.
Jabbar mengaku, sepulang dari penugasan Pocil ini, fokusnya adalah belajar dan menjaga fisik demi meraih cita-cita mulia.
“Cita-cita saya mau masuk Akpol (Akademi Kepolisian) atau IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri),” tegas siswa SDN Cibalongsari II tersebut dengan mata berbinar.
Melalui momentum sewindu dekade Bhayangkara ini, Kania selaku pembina menaruh harapan besar agar eksistensi Pocil Karawang semakin dikenal luas oleh publik.
Program ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi di tingkat polda maupun nasional, tetapi juga terus menjadi kebanggaan kolektif warga Karawang sekaligus Polres Karawang dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, cinta tanah air, dan berintegritas sejak dini.
![]()









