
KARAWANG,Idisionline.com – Bintara Pembina Desa (Babinsa) sejatinya adalah roh dari kemanunggalan TNI bersama rakyat yang bertugas melekat 24 jam untuk mendampingi, mengayomi, dan menjadi solusi bagi setiap persoalan warga.
Mewakili Komandan Koramil (Danramil) 0409/Telagasari Kapten Inf Ade Sudarya, Bintara Urusan Dalam (Batuud) Serka Teguh Sudarwanto menegaskan bahwa melekatnya nama seorang prajurit pada sebuah wilayah merupakan wujud komitmen pengabdian total tanpa batas.
“Babinsa itu harus mengakar di desanya, selalu hadir di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus menjaga kondusifitas lingkungan agar kemanunggalan TNI-Rakyat tetap kokoh,” ujar Serka Teguh Sudarwanto pada Jum’at (19/6/2026).
Di wilayah Kecamatan Telagasari, dedikasi teritorial ini diemban oleh Serma Maman Suparman di Desa Cilewo, Serma Toyib di Desa Talagamulya, Serma Ekalaya Prinda di Desa Linggarsari, Serka Eko Ratmawanto di Desa Kalisari, Serka Joko Wahono di Desa Ciwulan, dan Serka Imang di Desa Telagasari.
Selain itu, pengabdian masyarakat juga dilanjutkan oleh Sertu Sutarno di Desa Pasirtalaga, Sertu Erik Sunandar di Desa Pasirkamuning, Serda Prawira Hadi Kusuma di Desa Kalijaya, Sertu Slamet Riyadi di Desa Cariumulya, Serda Misdiono di Desa Cadas Kertajaya, serta Serda Nuuris Yanuar Alci di Desa Pasirmukti.
Sementara itu, untuk wilayah Desa Kalibuaya dan Desa Pulosari, fungsi pendampingan sementara disinergikan melalui koordinasi personel terdekat di bawah kendali komando Koramil.
Sementara untuk wilayah Kecamatan Lemahabang, tumpuan koordinasi dan ketahanan sosial dipercayakan kepada Serma Edi Kusnaedi di Desa Lemahabang, Serka Ahmad Waris di Desa Kedawung, Serka Teguh Sudarwanto di Desa Pulojaya, Sertu Gjang Rahmat di Desa Karangtanjung, dan Sertu Rikrik Torikurohman di Desa Karyamukti.
Jajaran prajurit ini diperkuat oleh Sertu Asep Saepudin di Desa Pulomulya, Serda Simson Pane di Desa Pasirtanjung, Sertu Lapto Hardiyanto di Desa Pulokalapa, serta Kopka Lettober Lumban Tobing yang setia mendampingi warga Desa Ciwaringin.
Adapun untuk Desa Lemahmukti dan Desa Waringinkarya, pengawasan teritorial dipastikan tetap berjalan prima di bawah pengawalan kolektif jajaran Koramil.
Melalui kehadiran nyata para Babinsa yang mengakar di desa-desa tersebut, sinergi Tiga Pilar terbukti bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata demi terciptanya ketahanan wilayah yang kokoh, aman, dan harmonis.







