KARAWANG, IO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Jaring Mitra Karib Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung khidmat di Makodim 0604/Karawang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergitas antara TNI dan masyarakat guna menciptakan ketahanan wilayah yang adaptif dan kondusif.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pabandya Wanwil Staf Teritorial Kodam III/Siliwangi, Letkol Inf Giwantara Prasetya.
Dalam arahannya, Letkol Inf Giwantara menekankan bahwa Mitra Karib adalah ujung tombak informasi di lapangan.
“Salah satu esensi dari Mitra Karib adalah terjalinnya komunikasi yang baik. Jika komunikasi sudah lancar, segala sesuatu akan menjadi lebih mudah, baik dalam menyampaikan informasi, menyelesaikan masalah, maupun menjaga lingkungan tetap aman,” ujar Letkol Inf Giwantara di hadapan para peserta.
Letkol Giwantara juga memberikan contoh konkret mengenai manfaat kemitraan ini, termasuk dalam memberikan arahan bagi putra-putri daerah yang bercita-cita menjadi prajurit TNI.
Menurutnya, Babinsa di wilayah siap membantu memberikan pembinaan fisik dan mental bagi calon pendaftar agar lebih siap menghadapi seleksi yang kini dibuka dalam skala besar untuk mengisi batalyon teritorial di seluruh Indonesia.
“Bapak-bapak bisa berkomunikasi dengan Babinsa atau Danramil. Jika ingin anak-anaknya dilatih fisik dan pengetahuannya, kami terbuka untuk membantu mengarahkan agar mereka memenuhi syarat kesehatan dan jasmani,” tambahnya.
Sementara itu, Kasdim 0604/Karawang, Mayor Inf Saiful Husna, menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin dan kontinu untuk membangun Ruang, Alat, dan Kondisi Juang (RAK Juang) yang tangguh di wilayah Karawang.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar kumpul semata, tapi membawa manfaat untuk menambah silaturahmi dan ilmu. Filosofinya adalah kita ingin menciptakan kolaborasi yang berlanjut. Mitra kita tidak terbatas, siapa saja yang peduli terhadap pembinaan kewilayahan di Karawang adalah mitra kami,” kata Mayor Inf Saiful Husna.
Lebih lanjut, ia berharap agar pengetahuan yang didapat oleh peserta dalam kegiatan ini dapat “getuk tular” atau disebarluaskan kepada tetangga dan lingkungan masing-masing.
Dengan begitu, sistem deteksi dini dan lapor cepat terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah Karawang—terutama di daerah perbatasan—dapat berjalan lebih optimal.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Binter TNI AD yang Adaptif melalui Pembinaan Jaring Mitra Karib” ini diisi dengan diskusi dua arah dan penyampaian materi teknis mengenai fungsi Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil).














