Oleh : Elut Haikal
Pasca sidang PBB, kita mencermati dasar tonggak Amerika berlaku Arogan dan merubah Peta Politik Dunia dengan cepat, tentu sebagai Tuan rumah pada perhelatan pokok bahasan persoalan Dunia, dseharus nya Amerika berperan memberi pemecahan yang sedang dihadapi bersama . Dari gejolak perang Rusia vs Ukraina melibatkan negara Nato. Persoalan Timur Tengah, prilaku Genosida Israel terhadap Palestine, isyu Nuklir , Perang Dagang dan Ekonomi persaingan prodak Industri dan Militer yang terus menerus saling bersaing secara Ekonomi, yang mengakibatkan Ekonomi Global tidak menentu dan melambat,, langkah PBB dan Amerika dimata Dunia tidak memiliki Formula jitu untuk mengendalikan Ekonomi dan Politik Dunia menjadj Stabil.
Persoalan ketersediaan Energi, Pangan, kesehatan, dll, serta Alternatip pengganti sumber alam yg makin menipis, dipicu oleh Kecepatan Informasi dan Teknologi industri, Otomotip, persenjataan dll.
yang terus mengalami perubahan, dan persaingan, memicu pergeseran Alih Teknologi ke negara Dunia 3 persaingan yang terus melaju dan berkembang oleh negara lain seperti Termasuk negara kita terus berinovasi dalam Industri dan persenjataan modern, yang relatip masiv terjangkau pengembangan nya yang mengarah pada ketersediaan Fit stock pada sumber Alam negaranya
Tentu langkah ini setahap demi setahap jauh meninggal kan, pergerakan Industri Amerika & eropa yang serba teknologi Canggih dan mahal.
TOT ( Transfer Off Teknologi ) menjadi cara jitu untuk penjualan industri dengan harga terjangkau, tentu semua negara mengunci diri pada ketersedian Sumber potensi untuk pertahanan yg tidak lagi dijual bebas & dikelola negara Lain, saat ini semua mengencang kan cadangan sumber Alamnya lebih untuk kebutuhan Stok dan pemakaian dalam Negri, menunggu NilAi jual Tinggi. Yang dapat Hasilkan tambahan Pendapatan Anggaran Negara, langkah protec ini akan menyulitkan negara² besar mendapat kan bahan keperluan yang dibutuh kan.
Selain masalah Ekonomi Global persoalan Sosial, dan tuntutan kesejahtraan untuk dipecahkan bersama dalam sidang PBB saat itu. PBB dan Tuan Rumah Amerika hampir² tak memiliki langkah jitu Yang baru dan Inovatip untuk perbaikan dan kemajuan dalam menjaga ke Seimbangan kehidupan, Sosial, Ekonomi, Politik, Dunia dll.
Terkesan Amerika seperti tidak memiliki peran penting yang signifikan dalam sidang PBB, artinya masih berpolemik pada kemerostan Ekonomi nya dan memberi tekanan pada negara lain agar mau tunduk pada sistem Amerika.
Namun dari semua persoalan yang ada terpokus pada pokok persoalan Trending Topik kekejaman Rejim Israel tarhadap warga palestina.
Semua warga dunia menggangap sudah Kelewat Batas sehingga di juluki Prilaku Genosida yang masiv..
Rakyat dan Peminpin Negara Didunia, baik Asia, Eropa, Afrika dan Benua Amerika, Timur Tengah terpusat pada penghentian perlakuan Israel di Jalur Gaza, untuk Membebas kan palestina manjadi Bangsa yang Merdeka, Seruan² semua lapisan Peminpim, Aktivis, Artis, Ekonomo, LSM, Media, Politikus dll, yang terus menyuarakan Kekejaman Israel, Yang menjadi Agenda Utama sidang PBB terpusat ke Genosida diPalestina
Terlebih lagi Pasca Pidato President Indonesia Prabowo yang menentang keras, dan mengajak semua bangsa ikut aktip dgn solusi akan Kemerdekaan dua Negara dalam satu Wilayah Palestina dan Israel berdampingan yang di Akui diberi Hak kebebasan sama dan di lindungi Bersama.
Yang selanjut nya diprakarsai langsung Amerika dengan negara2 Arab, UEA untuk mengujudkan gencatan senjata Israel dan Palestina pasca sidang PBB, yang dipasilitasi Mesir, disaksikan oleh para pemimpin Dunia dari Timteng, Eropa, Amerika, Asia, termasuk Negara kita yg di Wakili langsung oleh Presiden Prabowo yang di anggap Donald Trump sebagai langkah pembuka perdamaian & gencatan Senjata
Tentu Peran Amerika sebagai tuan rumah di Sidang PBB terutama Israel yg hadir saat itu seperti tidak mendapat tempat dan Panggung sambutan yg baik dari berbagai Negara, seolah Dunia sedang Mengadili dan mengukucil kan. Israel.
Indikasi itu jelas saat PM Israel mendapat Giliran Berpidato, semua delegasi negara² PBB keluar meninggal kan Ruang Sidang, begitu pun delegasi luar negri Israel menyampai kan pidato pembelaan, semua negara tak mau peduli atas keluh kesah nya, yang ada hanya pokus pada sidang PBB Palestina Merdaka.
Yang terujud kesepakatan langkah Awal di mesir di Tanda Tangani kedua belah fihak Perjajian Genjatan Senjata, munuju Damai dan kemerdekaan Palestina.
Namun Dibalik Usai nya Perjanjian Gencatan Senjata bagi Dunia Adalah Langkah Baru terobosan keberanian yang justru banyak Pujian dan Apresiasi Di alamat kan ke President dan Negara Indnesia.
Tentu hal ini akan berbeda dimata Amerika dan Israel adalah Kegagalan atau kemunduran yang mempermalukan Peran Yahudi dimata Dunia,
Dengan jeda waktu yang cepat, Amerika dan Israel merubah haluan sekenario peta politik Dunia secara drastis dan sporadis, apa langkah ini sebagai bentuk pembalasan atas Sekutu mereka baik nato maupun Negara Jajirah Arab yang mendukung Usulan Gencatan Senjata teelaksana ??
Dengan sekenario baru Amerika berupaya Untuk mengalihkan kemerdekaan Palestina, walau dalam tahapan Langkah perdamaian itu ditindak lanjuti oleh Amerika dengan Membentuk Organisasi Baru BOP organisasi, Perdamaian diluar PBB dengan mengajak negara yg di anggap potensi bisa ujud kan Perdamaian Palestina, dibawah Organisasi BOP yg dipimpin Amerika, terbentuk di Swiis yang tujuan nya, mengawal , mengawasi,& menjudkan perdamaian Palestina – Israel merdeka. dibawah Pengawasan Anggota BOP(Board of Peace) Tidak lain dan bukan untuk tujuan perdamaian Palestina – Israel. To. sekenario nya
Apakah Amerika Israel, sengaja untuk menunda perdamaian dan berdirinya Negara Palestina untuk Merdeka, dengan Gebrakan langkah arogan Amerika, keluar dari PBB, Ingin Mencaplok Pulau Auckland di Swiis, pecah kongsi dengan Nato, Menaikan Pajak Infor semena, mena, membatasi Visa, memulang paksa Imigran Gelap, Mengobrak Abrik Negara ke 3 , seperti Venezuela yang syah dan Menangkap president dengan serangan militer.tanpa mengenal Batas dan hukum internasional.
Berprilaku Arogan dan Brutal dengan kekuatan yang Super Power nya, semua terpokus pada sikap aroganisme Amerika Yang Prontal dibawah Presiden Donald Trump.
Situasi tidak lagi Pokus pada pelaksanan Perdamaian palestina Israel.
Estimasi nya Amerika mengubah Peta Politik Dunia ke arah persaingan langkah politik tanpa hukum dan pengadilan perang, dengan cepat mencari sasaran objek pengalihan Perdamain
Dengan Agresi perang Politik dan Senjata tanpa batas.,
Israel berperan sedikit mengurangi Gaya Arogan dan Sombongnya sebagai Pencitraan dimata Dunia, melunak terhadap Palestina, namun memiliki Agenda penyebaran Pada Perang Keyakinan antar Agama yang berbeda, memposisi kan diri Juru Selamet Dunia dari kehancuran atau Kejahatan Negara yang memusuhi nya, agar mudah dicerna oleh kalangan Umat Agama Dunia yang dianggap searah Menuju pareng Suci sehingga tujuan perdamaian tidak tercapai dipalestina.
terbukti Negara² yang tergabung dalam BOP hanya di jadikan pajangan dalam Etalase krangka Damai yang menunggu giliran untuk di panggil tugas. yang saat ini tidak bisa berkutik.dan belum menerima Job lanjutan Perdamaian Israel Palestina Dari Amerika
Yang ada Negara yang tergabung Dalam BOP (Board of Paece) untuk ujudkan perdamain, hanya lah perangkap Etalase jebakan Amerika,
Yang ibarat masuk dalam jaring bubu ikan, bisa masuk ga bisa keluar seperti Negara kita masuk pada Jebakan penentuan Sikap yang tidak bisa mendua, dan mati kutu untuk ambil langkah sikap tegas, jelas terkungkung, dengan apa yang terjadi oleh Amerika Israel serang Iran ? Keberanian Indonesia menyuara kan perdamaian, dengan Lantang nyaris tak terdengar,tentu dengan angkuh Israel Menekan Indonesia untuk tidak terlibat ikut campur dalam Perang dengan Iran, tentu modal dasar Israel Mau tunduk pada seruan Pemimpin kita utk gencatan senjata dgn Palestina yang belum tuntas dijadikan Status Quo saja ??.
Sehingga Israel memiliki dua mata sisi politik berbeda yang dapat mengunci Peran indonesia di kancah International oleh sekenario Amerika, dibuat macam Buah Simalakama, tidak dapat menentukan sikap yg jelas, semoga saja keberadaan Indonsia di BOP( Board Of Peace) dengan kondisi saat ini, kembali pada sikap politik negara bebas Aktif bisa mengambil langkah tegas dan berani keluar dari belengu. Karna semua Anggota BOP disibukan perhatian nya untuk menonton panggung Amerika Israel serang Iran,
Sisi lain Angoota BOP yg diketuai AS, harapan semua Ikut terlibat mendukung serangan dan mengutuk ikut menyerang Iran, agar Satu sama Lain bisa saling bantu berperang.
tentu kehancuran Jajirah Arab dan Iran akan lebih cepat, jika pola adu Domba ini berhasil akan menguntung kan Amerika dan Israel, Iran sebagai Penentang Utama mereka dengan Kekuatan Full, ketika baku hantam dgn Arab – kekuatan Iran Melemah Tujuan Perdamaian palestina tidakTercapai.
Timur Tengah Babak belur, Iran Terkuaras habis kekuatan nya.
Sekali pukul oleh Amerika & Israel, Iran rontok , tujuan tercapai menguasai jajirah Arab, Akan mudah Cita² Leluhur Yahudi untuk Mendirikan Negara Israel Raya, tanpa tantangan menguasai dari Palestine, Lebanon, Mesir, Suriah, Irak Terbentang menjadi Bagian Negara Israel Raya.
Kepentingan Amerika Terpenuhi, dapet Pulus, Bonus, menguasai Ekonomi Dunia.
Sekaligus menghancur kan Iran sebagai halangan utama, yang jadi Pemasok Energi terbesar bagi Rival Amerika yaitu China dan Rusia, lawan berat Eokonomi dan Industri militer
Entah apa Yang merasuki Amerika dan Israel bahwa Iran lah Negara sasaran Objek penderita, untuk pengalihan persoalan Dunia terutama Perdamaian Palestina, yang dihadapi Amerika Isreal, disaat mereka sendiri mati kutu, terhadap serangan masyarakat Dunia.
Mungkin Iran sebagai sasaran yang Empuk untuk di pertontonkan ke dunia, seperti Hal nya Irak yang direka Yasa memiliki Senjata Nuklir, Biologis, kimia yang mengancam kesekematan umat didunia ?
Sehingga Negara Irak Saat itu katagori teroris yang berbahaya bagi negara lain.
Walaupun kenyataan nya Irak tak memiliki Senjata Pemusnah Masal yang di Isyukan Amerika dan Sekutunya.
Saat ini Preming Amerika Israel pada Iran untuk disuguhkan ke Dunia ternyata Salah Sasaran, menjadi Senjata Makan tuan, yang mungkin diluar prediksi Bahwa serangan Gabungan Amerka – Israel akan mudah menghancur kan Iran, dengan Persiapan Matang dukungan Rakyat Iran bentukan Agen Mosad dan CIA, Yang Dukung AS israel Serang Iran, yang akan menganti Pemimpin baru Iran, bahwa serangan itu Doble Speer terjadi bersamaan serangan As israel dari luar arena, Rakyat Iran menusuk jantung pemerintahan pada Kekuasaan untuk di jatuh kan dengan membunuh Presiden Iran. Maka iran yang hancur akan tuntas diraih negara dan kekuasaanya direbut seperti Venezuela ??
Mungkinkah semua itu diluar Expektasi Mereka ? Atau Kedua Negara itu Terjebak oleh Permainan sekenario Lain diluar layar Iran yang ikut memainkan jebakan buat Amirika pada Catur Politik Dunia ??
Hingga Amerika Israel merasa kewalahan dan Terpukul berbalik arah hancur ?
Sekenario dan Taktik yang berjalan dengan kekuatan penuh senjata Modern Amerika ternyata tidak memberi Efek Signifikan terhadap Negara dan Rakyat Iran, begitu pun pada Dunia, langkah mereka adalah langkah yang dianggap Ilegal, Semena mena dan Arogan sehingga Negara² sekutu dan yang lain nya saat ini tidak mau gegabah, memberi dukungan pada mereka.
Mengingat Kemampuan Iran yang masih kuat, serta terus menggempur Negara Israel dan Amrik tanpa Kompromi, menjadi perhitungan tersendiri negara² sekutu nya, utk lebih mengaman kan negaranya dan tidak ikut terlibat jauh dalam komplik Perang Iran, Amerika, israel.
mengingat bahwa Tujuan Akhir perang itu lebih besar untuk kepentingan Israel adalah penguasaan wilayah jajirah Arab menjadi bagian Negara Israel Raya ( hingga HAM satu teori perlindungan Hak kebebasan Hidup tak berpungsi sama sekali )
Dimana Amerika sebagai Budak tukang Pukul yahudi Pelanggar HAM terberat Didunia, adalah Pelaksana yang akan mengujudkan Negara Yahudi yang Hakiki berdiri tegak
Dengan tujuan misi Utama dimana Negara² yang ada di Dunia menjadi Pengikut dan Penganut nya, Negara Israel Raya menjadi Sentral Budaya & Peradaban, Wilayah tanah Palestina adalah Permulaannya untuk Negara Israel Raya sebagai tanah yang di janjikan tuhan ?? Menurut versi Yahudi sulit rasanya melepas kanTanah dan memberi Kemerdekaan Palestina
Yang bertolak belakang dengan Keyakinan Iran yang sama memiliki keteguhan untuk menjaga umatnya dari kehancuran Kejahatan Yahudi Hingga ada kemunculan IMAM MAHDI, (2) dua Kekuatan pemahaman yang sama² kuat dan saling bertolak belakang yang ingin membuktikan kebenaran dilihat dari sudut pandang masing².
Adapun latar belakang peradaban dam kebudayaan Iran tentu tidak bisa disamakan dengan Negara² yang baru berdiri 100 -200 thn, Iran sebagai Bangsa peninggalan Persia yang pernah berkuasa dan merajai Dunia, memiliki pengalaman Strategi perang yang tidak bisa dianggap enteng, artinya dengan Berbagai Kekurangan teknologi Yang dimiliki, walau di keroyok dan di kepung
Iran masih bertahan dan memiliki Strategi Pengalaman Tempur yang tangguh yang dapat mengendalikan strategi situasi lawan dengan Kekuatan Senjata yang ada.
Apakah Iran benar² menyimpan senjata Rasiah Canggih Pemusnah Masal yg lebih dahsyat dari yang ada ? atau Iran Akan bertekuk Lutut terhadap kekuatan Ancaman Senjata Pamungkas Amerika – Israel yaitu Nuklir ? Atau sama sama pergunakan Senjata Nuklir yg dimiliki untuk saling Serang
menuju perang Kesudahan mereka secara Total ?
Tentu dalam Situasi ini yang tepat dalam ungkapan Pribahasa ” Menang Jadi Abu Kalah Jadi Arang ” berujung sama akan menuju Kehancuran isi Bumi Peradaban & Kebudayaa
kita sebagai bangsa besar tentu untuk tidak berpihak pada Negara manapun dan lebih utamakan persatuan dan kekuatan bangsa, semua kembali menjadi urusan sang Khalik Pemilik Alam semesta.***






