Garut, idisionline.com || Pengerjaan jalan lingkungan (jaling) yang berada di kampung Dengklok RT 05 RW 02 Desa Caringin, Kecamatan Caringin Kabupaten Garut, menjadi sorotan publik.
Berdasarkan pantauan awak media serta informasi yang berhasil dihimpun dari warga setempat, Kamis (17/07/2025).
Warga menuturkan jalan itu baru rampung dikerjakan pada tahun lalu. Suplay material oleh Kades
“Kegiatan pekerjaan jalan itu dikerjakan sekitar bulan mei-juni tahun lalau, denga volume lebar 1 meter dan panjang 800 meter kurang lebih. Pengerjaan jalan itu memang oleh warga, materialnya di suplay langsung oleh pak Kades, hanya menerima barang saja seperti pasir dan semen dari pak kades” tutur Warga.

Lebih lanjut warga memaparkan pekerjaan jalan itu menghabiskan material pasir berkualitas kurang baik dan penggunaan semen yang minim.
“Untuk pasir menghabiskan sekitar 40 truk, dan semen 140 sak. Memang begini pak jalan belum lama beres tapi sudah rusak kembali. Mungkin aja dari bahan baku nya kurang berkualitas. Karna menggunakan pasir dari pantai tidak pasir dari Cijalupang Garut. Untuk lebih lengkap coba konfirmasi ke kantos desa pak” tandasnya.
Berhasil terkonfirmasi melalui sambungan selulernya, Sekertaris Desa Caringin, Asep Yudi mengatakan bahwa proyek jalan itu bersumber dana dari Dana Desa (DD).
“Proyek jalan lingkungan di kampung Dengklok, bersumber anggaran dari DD tahun 2024 ditahap Satu dan Dua. Untuk nilai anggarannya, saya lupa. Harus buka data dulu kebetulan saat ini saya sedang diluar kantor kang” Ucap Sekdes.
Dilain pihak bahkan beredar kabar pengerjaan proyek itu bernilai sekitar 200juta. Namun yang diterapkan tidak sesuai pagu anggaran.
“Wajar saja jika kualitas jalan buruk karena diduga volume dikurangi, pengerjaan tidak sesuai RAB bahkan upah kerja/HOK juga dikabarkan ada yang tak dibayar” ungkap salah seorang warga yang namanya minta dirahasiakan.
Di waktu yang sama, pantauan awak media saat sambangi kantor Desa Caringin tak didapati Baligo APBdes yang seharusnya dipampang sebagai keterbukaan informasi publik.
Ihwal tersebut ditampik Sekdes bahwa Baligo terpasang hanya terhalang Baligo bapak Gubernur.
Sejauh ini hingga berita dilansir, kepala Desa Caringin, Deni belum memberikan tanggapan resmi terkait hal tersebut.
***Tim






