Untuk membaca, gulir ke bawah!
Berita

Lidos Girsang Semakin Terpojok: Kesaksian Sastra Tondang Sarat Kejanggalan

×

Lidos Girsang Semakin Terpojok: Kesaksian Sastra Tondang Sarat Kejanggalan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN, Idisionline.com – Sidang lanjutan kasus dugaan penghasutan, perusakan, dan percobaan pembunuhan yang menjerat Lidos Girsang kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun pada Kamis (13/3/2025). Pada persidangan kali ini, kuasa hukum Lidos Girsang, Abdi MT Purba, menghadirkan seorang saksi meringankan bernama Sastra Tondang. Namun, alih-alih memperkuat pembelaan terhadap terdakwa, kesaksian Sastra justru mengandung banyak kejanggalan dan bertolak belakang dengan fakta yang telah terungkap di persidangan sebelumnya.

Kesaksian Sastra Tondang yang Sarat Kejanggalan

Sidang dimulai dengan Abdi MT Purba menanyakan kepada saksi tujuan kehadirannya di pengadilan.

“Saudara Sastra Tondang, mengertikah saudara kedatangan saudara kemari?” tanya Abdi.

“Tahu, Pak. Ini mengenai laporan Jahiras Malau yang melaporkan Lidos Girsang dengan tuduhan pembacokan,” jawab Sastra.

Saat ditanya apakah ia berada di lokasi kejadian, Sastra mengakui bahwa ia berada di jalan Dusun Hoppoan, Simpang Bage, Nagori Sinar Naga Mariah, Kecamatan Pematang Silimahuta. Ia mengaku bergabung dengan masyarakat yang berjaga di lokasi untuk mengawasi mobil PT Sipiso-Piso Soadamara agar mematuhi kesepakatan batasan muatan yang diperbolehkan melintas.

Namun, kesaksian Sastra mulai menunjukkan kontradiksi ketika ia menyatakan bahwa polisi bersama pengusaha tiba di lokasi setelah Lidos menghadang mobil menggunakan kendaraan pribadinya.

“Awalnya si Lidos yang mau ditarik,” ucap Sastra.

Ketika ditanya posisi Lidos saat itu, Sastra menjawab bahwa terdakwa berada di dalam mobil pick-up-nya. Ia mengklaim hanya melihat satu orang mengenakan seragam polisi, sementara yang lainnya berpakaian preman.

“Lalu datang bapaknya Lidos, Lidos tidak dikasih ditarik, didorong ke dalam mobil, dan dikunci pintu mobilnya,” lanjut Sastra.

Kesaksian ini bertentangan dengan fakta sebelumnya, di mana kepolisian telah menegaskan bahwa mereka hadir di lokasi sebelum Tapian Malau tiba.

Info Lainnya  Hiburan, Olahraga, dan Hadiah di HUT BRI ke-129 di BRI Kanca Pematang Siantar

Lebih lanjut, Sastra juga mengklaim bahwa ia mendengar Tapian Malau mengancam akan menembak Lidos.

“Sini kau, Lidos! Biar kubunuh kau, kutembak kau!” ucapnya menirukan kata-kata Tapian.

Namun, ketika ditanya apakah ia melihat Tapian membawa senjata, Sastra mengaku tidak melihat, hanya mendengar suara letusan senjata.

“Kalau senjata, tidak ada saya lihat, tapi saya ada mendengar letusan senjata karena jam 8 malam itu sudah gelap,” ujarnya.

Kesaksian yang Goyah di Hadapan Jaksa Penuntut Umum

Saat giliran Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan pertanyaan, berbagai kejanggalan dalam kesaksian Sastra mulai terkuak.

“Saksi tadi bilang mendengar Tapian ingin menembak Lidos, tapi saksi juga mengatakan tidak melihat karena kondisi gelap. Bisa dijelaskan, apakah benar-benar gelap sehingga orang tidak bisa melihat, atau masih ada cahaya di sekitar?” tanya JPU.

Sastra mencoba memperbaiki pernyataannya, “Saat keributan, ada cahaya dari warung di tempat itu.”

JPU kemudian menekan lebih lanjut dengan pertanyaan yang semakin memperjelas kontradiksi kesaksiannya.

“Saksi mengatakan berada di lokasi hingga pagi. Artinya, saksi bisa melihat segala kejadian secara detail, termasuk saat Lidos ada di dalam mobil. Apakah saksi melihat Lidos keluar dari mobil?”

Sastra tampak ragu dan akhirnya menjawab, “Kalau keluar dari mobil, saya tidak lihat. Cuma saat dimasukkan ke dalam mobil, saya lihat.”

Jawaban ini langsung dipertanyakan oleh JPU.

“Jadi yang saksi lihat, Lidos ada di dalam mobil. Tapi saat keluar, saksi tidak melihat. Bagaimana bisa saksi yakin bahwa Lidos tidak membawa parang, jika saksi tidak melihatnya keluar dari mobil?”

Sastra terdiam sesaat sebelum akhirnya menjawab dengan nada ragu, “Tidak tahu, bu.”

Pernyataan ini semakin melemahkan posisi Lidos Girsang. Apalagi, di persidangan sebelumnya, kepolisian sudah memberikan kesaksian yang menyatakan bahwa mereka menembakkan tembakan peringatan akibat tindakan Lidos yang dinilai membahayakan.

Info Lainnya  Kejaksaan Agung RI Raih Penghargaan Kategori Sangat memuaskan Dari  ANRI. 

*Fakta yang Kembali Menyeret Lidos Girsang*

Selama persidangan, berbagai fakta semakin memperjelas bahwa Lidos Girsang bukan sekadar korban, melainkan aktor utama dalam insiden tersebut.

1. Polisi Sudah Berada di Lokasi Sebelum Tapian Malau Tiba, Kesaksian Sastra yang menyebut Tapian Malau mengancam menembak Lidos bertolak belakang dengan fakta bahwa kepolisian sudah berada di lokasi sebelum Tapian tiba. Jika memang terjadi tembakan, polisi telah menyatakan bahwa itu merupakan tembakan peringatan karena Lidos melakukan tindakan yang mengancam keselamatan orang di lokasi.

2. Tidak Ada Bukti Fisik Bahwa Lidos Tidak Membawa Parang. Kesaksian Sastra yang menyatakan bahwa ia tidak melihat Lidos membawa parang tidak cukup untuk membantah laporan Jahiras Malau yang mengaku menjadi korban pembacokan. Sastra sendiri mengakui bahwa ia tidak melihat langsung Lidos keluar dari mobil, sehingga tidak bisa memastikan apakah terdakwa membawa senjata tajam atau tidak.

3. Masyarakat Memblokir Jalan Selama Tiga Hari, Saksi Sastra juga mengungkap bahwa mobil yang dihadang masyarakat masih tertahan di lokasi hingga tiga hari setelah kejadian. Hal ini membuktikan bahwa insiden ini bukan sekadar bentrokan spontan, melainkan sudah direncanakan dengan baik oleh pihak tertentu.

4. Posisi Jahiras Malau yang Tidak Jelas. Saat ditanya mengenai keberadaan Jahiras Malau setelah insiden, Sastra mengaku tidak tahu pasti. Jawaban ini menunjukkan bahwa saksi tidak memiliki informasi akurat mengenai keseluruhan peristiwa.

Sidang Berikutnya Akan Semakin Menentukan

Dengan semakin banyaknya kesaksian yang berlawanan dengan fakta-fakta di persidangan, posisi Lidos Girsang semakin sulit. Sidang selanjutnya akan digelar pada Senin (17/3/2025) dengan menghadirkan satu saksi tambahan. Kemudian, pada Rabu (19/3/2025), Jaksa Penuntut Umum akan membacakan tuntutan, disusul dengan pembelaan dari kuasa hukum pada Jumat (21/3/2025). Putusan akhir dari Majelis Hakim dijadwalkan pada Selasa (25/3/2025).

Info Lainnya  Sidak Pencemaran Sungai di Kutanegara, Satgas Citarum Harum Sektor 10 Amankan Sampel Limbah PT Pindo Deli 4

Kasus ini semakin menunjukkan bahwa Lidos Girsang tidak hanya bertanggung jawab atas provokasi yang menyebabkan kerusuhan, tetapi juga berpotensi terlibat dalam tindakan kekerasan yang membahayakan nyawa orang lain. Semua mata kini tertuju pada sidang berikutnya, yang akan menjadi penentu nasib Lidos Girsang di hadapan hukum.

EndraSyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

article 0000091

article 0000092

article 0000093

article 0000094

article 0000095

article 0000096

article 0000097

article 0000098

article 0000099

article 0000100

article 0000101

article 0000102

article 0000103

article 0000104

article 0000105

article 0000106

article 0000107

article 0000108

article 0000109

article 0000110

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

artikel 0000106

artikel 0000107

artikel 0000108

artikel 0000109

artikel 0000110

artikel 0000111

artikel 0000112

artikel 0000113

artikel 0000114

artikel 0000115

artikel 0000116

artikel 0000117

artikel 0000118

artikel 0000119

artikel 0000120

artikel 0000121

artikel 0000122

artikel 0000123

artikel 0000124

artikel 0000125

artikel 0000126

artikel 0000127

artikel 0000128

artikel 0000129

artikel 0000130

artikel 0000131

artikel 0000132

artikel 0000133

artikel 0000134

artikel 0000135

pengadilan 000086

pengadilan 000087

pengadilan 000088

pengadilan 000089

pengadilan 000090

pengadilan 000091

pengadilan 000092

pengadilan 000093

pengadilan 000094

pengadilan 000095

pengadilan 000096

pengadilan 000097

pengadilan 000098

pengadilan 000099

pengadilan 000100

pengadilan 000101

pengadilan 000102

pengadilan 000103

pengadilan 000104

pengadilan 000105

article 3000061

article 3000062

article 3000063

article 3000064

article 3000065

article 3000066

article 3000067

article 3000068

article 3000069

article 3000070

article 3000071

article 3000072

article 3000073

article 3000074

article 3000075

article 3000076

article 3000077

article 3000078

article 3000079

article 3000080

article 3000081

article 3000082

article 3000083

article 3000084

article 3000085

article 3000086

article 3000087

article 3000088

article 3000089

article 3000090

article 3000091

article 3000092

article 3000093

article 3000094

article 3000095

article 3000096

article 3000097

article 3000098

article 3000099

article 3000100

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 2000081

article 2000082

article 2000083

article 2000084

article 2000085

article 2000086

article 2000087

article 2000088

article 2000089

article 2000090

article 2000091

article 2000092

article 2000093

article 2000094

article 2000095

article 2000096

article 2000097

article 2000098

article 2000099

article 2000100

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

invoice 00055

invoice 00056

invoice 00057

invoice 00058

invoice 00059

invoice 00060

invoice 00061

invoice 00062

invoice 00063

invoice 00064

invoice 00065

invoice 00066

invoice 00067

invoice 00068

invoice 00069

invoice 00070

invoice 00071

invoice 00072

invoice 00073

invoice 00074

invoice 00075

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 0000136

artikel 0000137

artikel 0000138

artikel 0000139

artikel 0000140

artikel 0000141

artikel 0000142

artikel 0000143

artikel 0000144

artikel 0000145

news-1701