Banda Aceh — IdisiOnline.com, Highland merupakan grup musik alternative rock asal Banda Aceh yang memiliki perjalanan cukup panjang sejak pertama kali terbentuk pada 10 Januari 2014. Band ini digawangi Rezamiva (vokal), Dedi Setiawan (gitar), Ade Septyan (gitar), Wizza Aulia (bass), dan Alfandi (drum).

Cikal bakal Highland bermula dari sejumlah panggung musik pada 2013. Rezamiva sempat bergabung dalam sebuah project untuk mengisi posisi vokal di ThreeCoustic Radio Festival dan berhasil masuk nominasi lima band terbaik. Setelah itu, pertemuan Rezamiva dengan Dedi Setiawan dan Alfandi dalam berbagai event musik menjadi awal terbentuknya formasi yang kemudian diberi nama Highland.

Highland menjalani panggung perdananya pada 23 Maret 2014 dalam event Apresiasi Seni Aceh di HABA Café, Banda Aceh. Sebelumnya, mereka sempat gagal tampil di Festival D’Rodya Café karena persoalan perizinan. Namun, kegagalan tersebut tak menghentikan langkah Highland. Di panggung berikutnya, mereka justru berhasil meraih peringkat ketiga untuk kategori aransemen terbaik.

Perjalanan Highland semakin berkembang pada 2015 setelah Wizza Aulia dan Ade Septyan bergabung melengkapi formasi. Mereka kemudian mengikuti Menara Indonesia Festival dan membawakan lagu “Hati Yang Perih”, karya Rezamiva yang ditulis sejak 2013. Lagu tersebut terpilih sebagai single terbaik dalam event tersebut dan kemudian dirilis dalam bentuk demo yang diputar melalui sejumlah radio di Aceh.

Popularitas “Hati Yang Perih” terus berkembang hingga 2016–2017 dan menjadi salah satu lagu yang banyak mendapat request di radio-radio Aceh. Highland juga meraih predikat Juara Favorite dalam sejumlah event musik di Banda Aceh. Setelah Alfandi keluar pada 2016, posisi drummer kemudian diisi Ade Septyan, sementara perjalanan band terus berlanjut hingga panggung terakhir mereka menggunakan nama Highland di DCODE Festival pada 18 Agustus 2018.

Info Lainnya  Aksi Buruh SPIB Tuntut PT Ing Internasional Kabulkan Permintaan Hak Buruh

Pada 10 Januari 2019, tepat lima tahun setelah Highland terbentuk, Rezamiva bersama Dedi Setiawan, Wizza Aulia, dan Ade Septyan resmi memperkenalkan nama baru, Truemoses. Pergantian nama dilakukan karena nama Highland telah digunakan sejumlah band lain di luar daerah maupun luar negeri. Dengan identitas baru tersebut, mereka kembali melanjutkan perjalanan musik dan membawakan “Hati Yang Perih” dalam versi terbaru, menandai dimulainya era baru perjalanan mereka.