Kab. Bandung, Idisi Online – Bantuan Pemerintah untuk Program Revitalisasi Sarana Pendidikan untuk SMA Negeri Kertasari cukup lumayan besar hampir 2 M atau senilai Rp. 1.734.963.373,405.

Namun seperti tampak pada gambar yang diambil pada hari Minggu tanggal 27/9/2026 kondisi pembangunan terlihat masih harus memakan waktu lama. Kamis (1/10/2029).

Hal tersebut, berdampak kepada rentan terjadi diskualifikasi pekerjaan, karena mendasar kepada informasi yang dipampang pada papan proyek.

Pembangunan Proyek Revitalisasi untuk SMAN Kertasari seharusnya selesai dalam waktu 180 hari kalender yang dimulai dari tanggal 7 Juli 2026, dan hari ini menunjukan pekerjaan telah berjalan selama 86 hari per tanggal 1 Oktober 2026.

Diharapkan pihak P2SP dapat menjalankan program pembangunan revitalisasi sarana pendidikan untuk SMAN Kertasari ini berjalan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Menurut salah seorang guru olahraga SMAN Kertasari Bapak Yogi, beberapa pembangunan yang sedang dikerjakan diantaranya untuk Rehab 3 Ruang Kelas, pembangunan 2 kelas serbaguna, pembangunan gedung perpustakaan, pembangunan 1 Labolatorium Untuk IT dan 1 Laboratorium IPA.

SMA Negeri Kertasari yang beralamat di Jl. Terusan Pacet KM 15.5 Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung itu sudah berdiri sejak tanggal 2 April 2004 dan telah terakreditasi A.

Dan usai PPDB Tahun 2026 jumlah keseluruhan siswa dan siswi SMAN Kertasari sebanyak 579 dengan jumlah rombel sebanyak 33 kelas.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kepala Sekolah SMAN Kertasari, Wahidi, S.Pd terkait proses pembangunan proyek revitalisasi sarana pendidikan untuk SMAN Kertasari karena ketika disambangi di lokasi pembangunan sedang tidak hadir.

Diharapkan pihak SMAN Kertasari terutama pelaksana pekerjaan untuk program revitalisasi dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Reporter Imul

Info Lainnya  Gelar Pelepasan Siswa dan Siswi Kelas IX Tahun Ajaran 2023-2024 SMPN 5 Kota Sukabumi Berlangsung Haru dan Meriah