BANDUNG, IO – Pelaksanaan proyek Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SDN Ciwidey 01, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung,
Kini berjalan lancar,Proyek yang dikelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ani Huswanah, S.Pd., dalam pengawasan keselamatan kerja serta terbukA terhadap keterbukaan informasi.
Berdasarkan pemantauan awak media di lokasi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, pelaksanaan pembangunan di lapangan tampak mengitamakan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas konstruksi tanpa dengan Alat Pelindung Diri (APD) standar.
Kondisi tersebut terlihat mengingatkan spanduk himbauan “SOP Pekerja Tukang Konstruksi” dan slogan “Utamakan K3 / Zero Accident” terpasang jelas di area depan proyek.
Pihak P2SP dan Kepala Sekolah behasil disambangi lewat saluran WhatsAppnya, Jumat (18/9/2026).
Saat awak media berupaya mengonfirmasi terkait pelaksanaan teknis proyek senilai Rp1.900.000.000,- (Satu Miliar Sembilan Ratus Juta Rupiah) dari APBN tersebut, tak satu pun panitia P2SP, komite sekolah, maupun Kepala Sekolah Ani Huswanah, S.Pd., berada di lokasi.
Warga sekitar juga mengeluhkan sulitnya menemui pihak penanggung jawab proyek untuk mendapatkan kejelasan terkait dampak pelaksanaan pembangunan.
Guna menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), awak media mencoba meminta keterangan dari pihak sekolah.
Namun, seorang guru olahraga yang berada di lokasi enggan memberikan penjelasan terkait skema Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sementara—yang dikabarkan dialihkan ke SDN Ciwidey 04—maupun mengenai struktur kepanitiaan proyek.
“Saya tidak tahu-menahu masalah itu. Masalah Komite Sekolah, P2SP, dan Kepala Sekolah itu bukan urusan saya,” ujar guru tersebut secara singkat saat ditemui di lokasi.
Sikap tertutup dari pihak sekolah dan panitia pembangunan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan insan0ers. Kepala Sekolah SDN Ciwidey 01 maupun Ketua P2SP belum memberikan mengatakan kalau pekerjaan Revitalisasi itu harus sesuai spek tekhnis berdasarkan ketentuan-ketentuan Juklak dan Juknis pada saat Bintek dilakukan.
Harapan semoga kedepan SDN Ciwidey 1 lebih bagus dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar para siswa yang saat ini jumlahnya mencapai 314 siswa.
Tim Redaksi
