PACET, Idisi Online — Kamis (27/8/2026). Sosialisasi proyek Sistem Penyediaan Air Minum – SPAM PDAM di Kampung Cibangoak, Desa Cikitu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung menuai kekecewaan warga.
Acara yang diagendakan di Aula Kantor Kecamatan Pacet tersebut tidak berjalan sesuai harapan masyarakat. Warga yang sudah hadir justru hanya menunggu di luar, sementara musyawarah dilakukan secara tertutup di ruang Camat.
Berdasarkan informasi, sosialisasi ini digelar untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pembangunan SPAM PDAM di wilayah tersebut.
Warga Hanya Diminta Menunggu di Luar
Salah seorang warga, *D. Sungkawa*, mengaku kecewa dengan pelaksanaan sosialisasi. Menurutnya, undangan yang diterima menyebutkan acara akan digelar di aula kecamatan.
“Undangan untuk sosialisasi realisasi permohonan masyarakat itu di aula kecamatan. Tapi kenapa tiba-tiba Camat bersama 4 Kepala Desa malah melakukan rapat di ruangannya. Aspirasi masyarakat mentok sampai pintu kecamatan,” ujarnya.
Ia menilai cara tersebut seolah tidak terbuka dan tidak mau mendengar keinginan masyarakat. “Ada apa dengan Camat dan Kades? Seolah ada keberpihakan ke perusahaan. Kami sebagai masyarakat tidak mau dibodohi,” katanya.
Media Disebut Hanya Pelengkap
D. Sungkawa juga menyoroti peran media yang hadir. Ia menyebut awak media yang berkumpul saat itu hanya sebagai pelengkap dan tidak ada satupun yang berani mempertanyakan jalannya acara.
“Seolah ada main antara media dengan pemerintahan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak *Camat Pacet* dan perwakilan *PDAM* belum dapat dikonfirmasi terkait alasan perubahan lokasi sosialisasi dan mekanisme penyampaian aspirasi warga.
Proyek SPAM PDAM di KP Cibangoak sendiri diharapkan dapat menjawab kebutuhan air bersih warga. Namun warga berharap prosesnya dilakukan secara transparan dan melibatkan masyarakat sejak awal.
Tim, Bah Eep









