SOREANG, IO — Senin (24/8/2026)
Proyek Pembangunan Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika – Diskominfo Kabupaten Bandung dengan nilai anggaran Rp7.953.087.861 yang bersumber dari APBD 2026 disoal publik. Proyek ini diduga mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja – K3 serta kualitas material bangunan.
Berdasarkan pantauan di lokasi proyek, Senin (24/8/2026), terlihat sejumlah pekerja yang sedang membongkar pondasi hanya menggunakan sandal jepit dan tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri – APD sesuai standar. Padahal papan informasi proyek dan logo K3 terpasang di area kerja.
Kondisi lokasi juga dinilai membahayakan. Paku bekas pembongkaran berserakan di lantai kerja, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja.
Diduga Ganti Spesifikasi Material
Selain persoalan K3, kualitas material proyek ini turut dipertanyakan. Di lapangan ditemukan penggunaan semen merek Rajawali yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya – RAB.
Semen tersebut disinyalir berada di bawah spesifikasi semen merek Tiga Roda yang tercantum dalam dokumen kontrak. Meskipun keduanya telah berlabel SNI, perbedaan mutu dapat memengaruhi kekuatan struktur bangunan.
Lemah Pengawasan
Lemahnya pengawasan dari pihak kontraktor pelaksana *PT Arsa Parama Konstruksi* dan konsultan pengawas *CV Garis Tebal Sejajar* memicu kritik dari masyarakat. Keduanya dinilai lalai dalam menjaga keselamatan pekerja dan mutu konstruksi.
Saat dikonfirmasi, Asep selaku penanggung jawab lapangan mengaku tidak mengetahui kedatangan awak media dan enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Ia mengarahkan konfirmasi kepada Riki, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi dan sulit dihubungi.
Proyek yang telah berjalan lebih dari tiga bulan dengan melibatkan sekitar 48 pekerja ini diharapkan segera mendapat perhatian dan evaluasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang – DPUTR Kabupaten Bandung selaku instansi penanggung jawab.
Tim***
Abaikan K3 dan Mutu Material, Proyek Gedung Diskominfo Kab. Bandung Rp7,9 Miliar Syarat Pengawasan








