Tebingtinggi, idisionline. Com -Taman kota memiliki manfaat utama sebagai paru-paru kota yang menyaring polusi udara sekaligus menjadi ruang publik gratis untuk rekreasi, olahraga, dan menjaga kesehatan mental masyarakat di tengah padatnya aktivitas, interaksi sosial masyarakat perkotaan.
Kebersihan Taman Kota Tebingtinggi kembali menjadi sorotan warga. Sejumlah pengunjung mengeluhkan adanya gundukan sampah yang dibiarkan menumpuk di beberapa sudut Taman lapangan Merdeka yang berada di jalan Dr. Sutomo , Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Minggu, (28/6/26).

Tumpukan itu terdiri dari plastik minuman, kertas, hingga sisa makanan yang berserakan di area dekat pohon peneduh bagian pojok taman. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung di lokasi taman, padahal taman dimanfaatkan sebagai tempat olahraga dan rekreasi.
Seorang warga tebingtinggi yang enggan di sebut namanya,mengatakan , sering mengajak anaknya bermain di taman, mengaku terkejut saat melihat area itu berubah di beberapa titik penumpukan sampah, ada lagi yang berserakan sampah tersebut, ujarnya.
Lebih lanjut warga, pengunjung menilai sampah itu tidak hanya mengganggu mata, tetapi juga menciptakan kesan buruk bagi pengunjung luar daerah. Menurutnya, taman kota harus menjadi wajah kota yang nyaman dilihat.
“Kalau ada orang dari luar lewat sini, pasti mikir taman kita tidak terurus. Padahal sebenarnya taman ini bagus dan sering ramai pengunjungnya ,”
“Apakah kurangnya kesadaran para pengunjung membuang sampah pada tempatnya, padahal tempat sampah sudah tersedia di lokasi. ” Ungkapnya.
Warga berharap petugas kebersihan segera menindaklanjuti masalah tersebut, terlebih karena area yang kotor berada di titik -titik yang sering dilalui pejalan kaki. Mereka menekankan pentingnya pengawasan rutin untuk mencegah masalah serupa tidak berulang kembali.
Taman lapangan Merdeka kota Tebingtinggi menjadi fasilitas Umum yang terlihat kumuh di mata warga di area taman lapanggan Merdeka kota tebingtinggi, tegasnya.
![]()





