KARAWANG, idisionline.com – Guna memperkokoh kondusifitas wilayah serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, Koramil 0411/Telukjambe Kodim 0604/Karawang secara resmi melakukan pemetaan dan penyegaran wilayah tugas bagi jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Langkah taktis ini diambil sebagai komitmen TNI Angkatan Darat untuk selalu hadir dan menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang menjadi pusat perkembangan industri dan pemukiman tersebut.
Mewakili Danramil 0411/Telukjambe Kapten Inf Joko Siswoyo, Batuud Koramil 0411/Telukjambe, Serma Martius, merilis daftar resmi penugasan personel Babinsa terupdate.
Penataan ini mencakup 26 desa yang tersebar di tiga kecamatan strategis, yaitu Kecamatan Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, dan Ciampel.
Melalui pemetaan yang matang, setiap personel dipastikan siap mengawal stabilitas keamanan di wilayah binaannya masing-masing.
Dalam keterangannya, Serma Martius menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di setiap desa merupakan ujung tombak dalam menjaga kemitraan strategis dengan masyarakat dan aparatur desa.
Penugasan ini adalah bentuk tanggung jawab mutlak untuk memastikan seluruh wilayah Telukjambe dan Ciampel tetap aman, kondusif, sekaligus mempercepat penanganan jika terjadi dinamika sosial atau bencana alam di lapangan.
Untuk wilayah Kecamatan Telukjambe Timur yang dikenal padat penduduk, pengawasan dipercayakan kepada sembilan personel berpengalaman.
Desa Telukjambe dikawal oleh Peltu Gunung, Desa Pinayungan oleh Serka Rohadi, Desa Sirnabaya oleh Sertu Ano, dan Desa Puseurjaya dipimpin oleh Pelda Yaya.
Selanjutnya, Desa Sukaluyu dijaga oleh Serka Warto, Desa Wadas oleh Serma Agus, Desa Sukaharja oleh Pelda Pasti, Desa Sukamakmur oleh Pelda Zaenal, serta Desa Purwadana yang berada di bawah pengawasan Pelda Rival.
Sementara itu, wilayah Kecamatan Telukjambe Barat dipimpin oleh kombinasi personel yang solid, termasuk sang Batuud sendiri.
Desa Parungsari dikawal langsung oleh Serma Martius, Desa Karangligar oleh Serka Anton, Desa Mekarmulya oleh Pelda Wahyu, dan Desa Mulyajaya oleh Serda Sugianto.
Peta penugasan berlanjut ke Desa Margakaya yang dijaga Serda Hamdi, Desa Margamulya oleh Serka Sala, Desa Karangmulya oleh Serda Thomson, Desa Wanasari oleh Serma Jemakir, Desa Wanakerta oleh Serda Setyo Veriyanto, dan Desa Wanajaya dipimpin oleh Serda Marmo.
Bergerak ke Kecamatan Ciampel yang merupakan kawasan industri vital, pengamanan diperketat melalui penempatan personel di tujuh desa.
Desa Parungmulya dikawal oleh Serda Nur Suprianto, Desa Kutamekar oleh Sertu Dodi Kristian, Desa Mulyasari oleh Pelda Suyanto, Desa Mulyasejati oleh Serka Acu, dan Desa Kutapohaci dipimpin oleh Peltu Agus Widianto.
Menariknya, untuk menyiasati dinamika wilayah, Desa Tegalega kini mendapatkan pengamanan ekstra yang dibackup oleh Pelda Rival, sedangkan Desa Kutanegara dipercayakan penuh kepada Serma Elinardi.
Di akhir pernyataannya, Serma Martius atas arahan Danramil Kapten Inf Joko Siswoyo mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di tiga kecamatan tersebut untuk tidak ragu bersinergi dengan TNI.
Warga diharapkan aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Babinsa di wilayahnya masing-masing demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di dalam bingkai forum Tiga Pilar.













