KARAWANG, Idisionline.com – Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC PPP Kabupaten Karawang yang digelar di Alam Ceria menjadi momentum penyatuan kekuatan partai berlambang Ka’bah di Kota Pangkal Perjuangan.
Yani Kalina Nugroho secara resmi dipercaya memimpin tampuk kepemimpinan sebagai Ketua DPC PPP Karawang masa bakti 2026–2031.
Dalam struktur anyar tersebut, Yani akan didampingi oleh Rudi Nizar sebagai Sekretaris dan Muhammad Nazminudin Faridz sebagai Bendahara.
Ditemui usai pelaksanaan Muscab, Yani menegaskan bahwa saat ini PPP Karawang berada dalam kondisi yang sangat solid. Ia membantah adanya perpecahan atau faksi di internal partai pasca-peralihan kepemimpinan.
“Alhamdulillah, untuk di Karawang kita tidak ada kubu-kubuan. Secara AD/ART, masa kepengurusan lama memang sudah habis per 24 Februari 2026. Kami semua sepakat bahwa tidak ada lagi pertentangan. Sekarang kita satu, PPP adalah rumah besar umat Islam,” tegas Yani dengan optimis.
Menyadari perubahan demografi pemilih yang didominasi generasi milenial dan Gen Z, Yani membawa visi pembaruan yang radikal dalam struktur kepengurusannya untuk periode lima tahun ke depan.
Ia berencana melakukan penyegaran besar-besaran agar partai tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Kita akan melakukan perombakan. Sekitar 50 persen akan diisi oleh wajah-wajah baru untuk dikolaborasikan dengan pengurus lama. Ini penting karena sekarang adalah eranya milenial dan Gen Z, kita harus menyesuaikan diri agar bisa diterima luas,” jelasnya.
Bagi Yani, amanah memimpin DPC PPP Karawang periode 2026-2031 bukan sekadar menjalankan roda organisasi, melainkan memikul tanggung jawab besar untuk mengembalikan kejayaan partai di ranah legislatif maupun eksekutif.
“Tantangan utama bagi saya dan seluruh pengurus adalah bagaimana kita mampu melahirkan dewan-dewan baru pada Pemilu 2029 mendatang. Melalui Muscab ini, kami berkomitmen melahirkan kader-kader terbaik yang siap bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.
Hadirnya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Yani Kalina Nugroho diharapkan mampu membawa angin segar bagi akselerasi pembangunan di Karawang, sekaligus membuktikan bahwa PPP tetap menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Jawa Barat.














