Garut, idisionline.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Al Qudsy yang berlokasi di Desa Girimukti Kecamatan Cibatu,Garut. Diketahui dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) cutoff Tahun 2025 memiliki jumlah murid sebanyak 151.
Data tersebut dicurigai tidak sesuai dengan jumlah murid secara faktual di Sekolah. Pantau amedia pada tiap kelas saat kegiatan belajar mengajar, Selasa (2/12/2025).
Fakta lapangan diketahui jumlah rombongan belajar (Rombel) Kelas X terdapat 2 Rombel, masing masing Rombel diisi oleh 34 Murid dan 5 Murid. Kelas XI terbagi 2 Rombel, masing-masing 32 Murid dan 6 Murid. Kelas XII juga terdapat 2Rombel yang masing-masing diisi oleh 12 Murid dan 6 Murid. Sehingga total keseluruhan Murid secara faktatual terdapat 95 orang.

Kunjungan awak media pada saat itu, bertepatanq dengan adanya pembagian Makan Bergizi Gratis. Data penerima menurut petugas MBG sesuai berita acara, di SMK Alqudsy tercatat 137 Murid Penerima.
Sementara itu beberapa orang staf pengajar yang berada di lingkup sekolah , seolah enggan memberi pernyataan atau keterangan, terkait hal tersebut.
Berhasil ditemui diruang kerjanya, Kepala SMK Alqudsy, Mia Aisyah Farida, memberikan penjelasan lain. terkait adanya selisih jumlah murid.
“Jumlah murid yang mengikuti pembelajaran di sini memang jumlahnya sekitar 95 orang, seperti yang bapak tadi cek ke tiap kelas. Selebihnya ada juga Murid yang mengikuti pembelajaran secara Daring yang bertempat di Kecamatan Malangbong” jelas Mia
Sayangnya, Mia sebagai kepala sekolah tidak memberikan alamat jelas tempat Murid yang mengikuti pembelajaran daring tersebut, seolah ada yang ditutupinya.
Sementara selisih jumlah murid secara faktual dengan yang tercatat dalam Dopodik, sekurang berjumlah 95 Murid. Hal tersebut menjadi indikator adanya dugaan penggelembungan jumlah murid.
Modus operandi penggelembungan jumlah Murid berdalih adanya Kelas jauh bukanlah barang baru. Kendati pembelajaran kelas jauh sudah dilarang.
Untuk mendapat kepastian serta supremasi hukum yang bermartabat, Pihak berkompeten dinilai patut lakukan audit secara preventif di SMKS Alqudsy.
*** Her





