Kab. Karawang, Idisionliine.com,
Melonjaknya harga bahan baku tahu tempa yaitu kedelai, dari harga semula Rp 7000 menjadi Rp 9200. Jadi pemicu mogoknya produksi sejumlah pengrajin.
Para pengrajin tahu tempe disejumlah daerah lakukan aksi mogok produksi sejak tanggal 31/12/2020.
Mulainya hari ini Senin (4/01/21) para pengrajin, lakukan produksi dengan menaikan harga jual di pasar dan mengurangi ukuran nya.
Menurut Bah Adom salah seorang pedagang tahu tempe, warga Desa Karyamukti, Lemahabang, Karawang mengatakan. Bahwa sejak hari Kamis sudah tidak ada tahu tempe, hal itu dipertanyakan pelanggannya.
“Sejak hari Kamis lalu tidak ada pengrajin, bikin tahu atau tempe. Pelanggang banyak yang menanyakan. Seharusnya pemerintah turun tangan atas langkanya tahu tempe dan harus bisa stabil lagi harga bahan pokok tahu tempa.” Ketusnya penuh harap.
Hal senada juga di ucapkan, Nata, pedagang kupat tahu di pasar Telagasari, pelanggannya sangat menurun dikarnakan langkanya tahu, kupat tahu identik dengan tahu sekarang tahu nya gak ada. Dia juga berharap supaya normal lagi tahu tidak langka dipasaran normal seperti biasa.
“Langkanya tahu sangat berpengaruh kang, saya ga bisa dagang. Saya berharap para pengrajin bisa berproduksi lagi normal seperti biasa.” Ungkap Nata.***
Reporter : Herman








