Ciamis, idisionline.com – Nilai penyertaan modal yang digelontorkan Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis untuk modal usaha Bumdes cukup fantastis.

Diketahui sejak Tahun 2023 Sekurangnya Rp.370 juta modal bumdes dikucurkan dari Dana Desa Pamokolan. Namun hasil usaha yang disumbangkan Bumdes melalui pendapatan Asli Desa sangat minim.

Menurut Sekretaris Desa Pamokolan, Majid Muslim saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (15/09/2026).



“Secara keseluruhan PADes hanya sekitar 10 juta, bersumber dari sewa kios. Untuk usaha Bumdes baru sekitar 2 juta. Baiknya coba langsung konfirmasi ke Bumdes, Direkturnya sekarang Ibu Dian” ucap Majid.

Ditemui terpisah, Direktur Bumdes Pusaka Sanghiang, Dian Hayati memaparkan tumbuh kembang usaha yang dikelolanya.

“Sejak saya menjabat pengurus Bumdes sekitar tahun 2022, sudah mendapat kucuran modal 3 kali, tahun 2023, Rp.100 juta, 2024, Ro.50 juta dan tahun 2025 untuk program ketahanan pangan Rp 223 juta” paparnya.

Lebih lanjut Dian menjelaskan modal itu digunakan untuk berbagai usaha dan baru bisa nyumbang sedikit PADes.

“Modal tersebut digunakan untuk usaha gas elpiji, mesin EdC bank dan usaha ternak ayam petelur. Baru pada Tahun 2025 bisa nyumbang PADes sebesar Rp. 2 juta. Memang masih minim, karena untuk honor pegawai dan pengurus saja dari hasil usaha masih minim” jelasnya.

Tumbuh kembang Bumdes Pusaka Sanghiang yang terbilang lamban bahkan nyaris jalan ditempat tersebut, hingga saat ini belum terdeteksi kendalanya. Sementara publik mempertanyakan modal usaha yang begitu besar digelontorkan.

Sejauh ini kepala Desa Pamokolan selaku komisaris BumDesa dan penanggungjawab Dana Deda belum dapat ditemui untuk diminta tanggapanya.

***Her

Info Lainnya  Pemkot Cimahi Menggelar Pasanggiri Kreasi Upacara Mapag Panganten Sunda ke 4 Jawa Barat