Kab Bandung, Idisi Online – Tiga kali dikunjungi Pelaksana Kegiatan Program Pemerintah terkait Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di lingkungannya SDN Ajarasari 02, baik Pengawas, P2SP juga Kepala Sekolah SDN Arjasari 02, Bapak Dedi Supriyedi, S.P., tidak terlihat ada di Lokasi Pekerjaan Proyek tersebut. Kamis (10/8/2026).
Menurut salah seorang pegawai yang sempat di konfirmasi bahwa baik pengawas juga Ketua P2SP sedang tidak ada di tempat.

Padahal hasil pantauan media di lokasi pembangunan banyak sekali yang harus dipertanyakan terutama yang menyangkut bahan material yang digunakan sebagai bahan bangunan untuk rehabilitasi Gedung Ruang Kelas SDN Arjasari 02.
Pelaksanaan pembangunan revitalisasi ini rencananya akan dilaksanakan selama 90 hari kalender dengan total nilai bantuan sebesar Rp. 1,207,298,015,- untuk Biaya Konstruksi dan untuk Biaya Perabotan sejumlah Rp 136,140,030,- anggaran berdasarkan dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Dari data informasi yang dihimpun didapat sebagaimana papan informasi yang dimuat di lokasi pekerjaan, tidak nampak alokasi anggaran bantuan revitalisasi di SDN Arjasari 02 ini dialokasikan untuk apa.
Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan secara resmi baik dari Kepala Sekolah SDN Arjasari 02, Panitia Pengawas juga P2SP yang ditugaskan dalan menjalan swakelola untuk Pembangunan Revitalisasi Gedung Pendidikan SDN Arjasari 02.
Tim Redaksi.
Menurut tenaga pendidik di SDN Arjasari 02 yang enggan di sebut namanya, kalau Kepala Sekolah SDN Arjasari 02, Yedi Supriyedi, S.Pd., kini menjabat juga sebagai PLT Di SDN Sirnajaya Desa Mangunjaya Kecamatan Arjasari.
Redaksi IO
