Kota Bandung, Idisi Online – Dinas Ketenagakerjaan kembali menghadirkan Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 sebagai ruang pertemuan antara pencari kerja dengan dunia usaha.
Setelah hadir di sejumlah wilayah, Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 kini menyambangi Bandung Utara. Kegiatan tersebut akan digelar pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Graha Sanusi, Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Job Fair Bandung Utara menghadirkan 25 perusahaan dengan total 2.288 lowongan pekerjaan. Kesempatan tersebut terbuka bagi pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, SMK, Diploma, S1 hingga S2.
Informasi mengenai pelaksanaan Job Fair Bandung Utara ini disampaikan dalam Siaran Bersama Radio Sonata dan Radio PRFM pada Kamis, 27 Agustus 2026, dengan menghadirkan Pengantar Kerja Pertama, Rahmi Fauziah dan Fungsional Ahli Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi Maulana, S.M. sebagai narasumber.
Tahun ini, pelaksanaan Job Fair dilakukan dengan pendekatan jemput bola dan dibagi ke sejumlah wilayah Kota Bandung agar akses terhadap peluang kerja semakin merata. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan ketenagakerjaan sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan peluang kerja.
Pengantar Kerja Pertama Disnaker Kota Bandung, Rahmi Fauziah, mengatakan, pembagian Job Fair ke sejumlah wilayah membuat kesempatan bagi pencari kerja menjadi lebih merata.
“Bagus sih, biar merata ya. Jadi, para pencari kerja itu harus siap-siap,” ujar Rahmi.
Menurut Rahmi, kebutuhan tenaga kerja di Kota Bandung saat ini cukup banyak berasal dari posisi marketing atau sales. Karena itu, pencari kerja yang memiliki ketertarikan di bidang tersebut dapat mulai mempersiapkan CV, kompetensi, serta dokumen pendukung lainnya.
Namun, kesiapan memasuki dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh pendidikan maupun pengalaman. Rahmi Fauziah menekankan pentingnya attitude sebagai salah satu hal yang diperhatikan perusahaan ketika bertemu dengan calon pekerja.
“Attitude dulu kali ya. Itu harus. Karena kalau kita siap segala macamnya, perusahaan juga bisa melihat, ini anak potensinya besar, serius,” ungkapnya.
Selain attitude, keterampilan dan pendidikan juga menjadi hal yang perlu dipersiapkan. Rahmi mengingatkan, kebutuhan setiap perusahaan berbeda-beda, sehingga pencari kerja tidak perlu langsung berkecil hati apabila merasa belum memenuhi kualifikasi tertentu.
“Jangan kecil hati. Dengan ikhtiar, kita serius, kita punya semangat, insya Allah ada rezekinya,” tutur Rahmi Fauziah.
Hal senada disampaikan Fungsional Ahli Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi Maulana, ia menjelaskan bahwa lowongan yang tersedia memiliki persyaratan yang beragam, baik dari sisi jenjang pendidikan maupun pengalaman kerja.
Pencari kerja perlu mencermati setiap kualifikasi yang ditetapkan perusahaan agar dapat memilih posisi yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakangnya.
“Untuk kualifikasi pendidikan ataupun pengalaman, itu kembali lagi kepada kebutuhan dari masing-masing perusahaan. Jadi, tidak semua perusahaan membutuhkan kualifikasi yang sama,” ujar Cahyadi.
Cahyadi juga menyampaikan bahwa peluang kerja tidak hanya tersedia bagi lulusan perguruan tinggi. Lulusan SMA, SMK, Diploma, maupun jenjang pendidikan lainnya tetap memiliki kesempatan selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan perusahaan.
“Jadi kesempatan itu bukan hanya untuk yang sudah sarjana. Teman-teman lulusan SMA, SMK, Diploma juga tetap bisa mencari peluang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan,” katanya.
Selain itu, terdapat peluang kerja di bidang IT yang ditawarkan oleh perusahaan dari luar Kota Bandung, tetapi diperuntukkan bagi warga Kota Bandung.
Sejumlah perusahaan juga akan hadir secara langsung dalam Job Fair Bandung Utara sehingga pencari kerja dapat memperoleh informasi sekaligus berinteraksi dengan calon pemberi kerja.
“Untuk bidang IT juga ada beberapa perusahaan dari luar Kota Bandung yang membuka kesempatan untuk warga Kota Bandung. Jadi, ini bisa dimanfaatkan oleh teman-teman pencari kerja,” ujar Cahyadi.
Bagi fresh graduate atau pencari kerja yang belum memiliki pengalaman, peluang tetap terbuka. Cahyadi mengingatkan agar pencari kerja tidak langsung merasa minder hanya karena belum memiliki pengalaman kerja.
Kemauan untuk belajar, minat terhadap pekerjaan, dan keseriusan dalam mengikuti proses rekrutmen juga dapat menjadi modal penting untuk menunjukkan potensi kepada perusahaan.
“Bagi fresh graduate yang belum mempunyai pengalaman kerja, jangan berkecil hati. Yang penting punya kemauan, punya minat, serius, dan mau terus belajar. Itu bisa menjadi potensi yang dilihat oleh perusahaan,” tutur Cahyadi.
Cahyadi menambahkan, pencari kerja perlu memanfaatkan akun NEW BIMMA dengan baik karena proses melamar pekerjaan dapat dilakukan secara daring melalui platform tersebut.
Ia mengingatkan agar seluruh data dalam akun diisi secara lengkap dan benar, mulai dari identitas hingga kompetensi yang dimiliki.
“Jadi tolong pada saat pembuatan akunnya diisi secara lengkap dan baik,” kata Cahyadi.
Ia juga mengingatkan pencari kerja untuk mengunduh aplikasi NEW BIMMA sebelum datang ke lokasi agar proses pemindaian barcode dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Kelengkapan dan ketepatan data menjadi hal penting karena profil pencari kerja dalam NEW BIMMA akan menjadi salah satu informasi yang dapat dilihat perusahaan. Karena itu, alamat, email, nomor telepon, kompetensi, dan data lainnya perlu diisi secara benar serta tidak asal-asalan.
Selain kelengkapan data, pencari kerja juga dapat mencantumkan sertifikat pelatihan maupun sertifikasi kompetensi yang relevan dengan pekerjaan yang dituju.
Cahyadi menyebut, sertifikat pelatihan yang sesuai dengan posisi yang dilamar dapat menjadi nilai tambah, termasuk sertifikat dari pelatihan yang diselenggarakan oleh Disnaker maupun sertifikasi kompetensi yang dimiliki secara mandiri.
“Termasuk pengalaman kerja juga, itu bisa di-upload juga di situ. Atau misalkan yang belum punya pengalaman kerja, tapi punya sertifikat, itu boleh dilampirkan sesuai dengan jurusan yang akan peserta ambil di perusahaannya,” ungkap Cahyadi.
Melalui Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026, masyarakat Kota Bandung diharapkan tidak hanya menunggu datangnya kesempatan, tetapi aktif mempersiapkan diri dan berani mengambil peluang yang tersedia.
Ayo Hadiri Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 di Graha Sanusi Kampus UNPAD Jalan Dipatiukur








