SUKABUMI — idisionline.com || Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum menggelar Sosialisasi Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan Dalam Mendukung Program Prioritas Nasional.
Kegiatan bertema _”Melalui UMKM Sebagai Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Provinsi Jawa Barat”_ ini berlangsung di Hotel Taman Sari Kota Sukabumi dan dihadiri perwakilan Ormas serta insan media. Kamis (30 Juli 2026).
Agenda ini dibuka langsung oleh *Direktur Organisasi Kemasyarakatan Kemendagri, Wahyu Chandra Kusuma Purwonegoro, SH, M.Hum, yang juga menjadi narasumber utama. Kegiatan dipandu moderator *Eman Sulaeman*, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya masa bakti 2025–2028.

Dalam sambutannya, Wahyu mengajak peserta mengingat kembali perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan bangsa. Ia mengapresiasi terselenggaranya silaturahmi bersama Ormas dan Media di Sukabumi.
“Berharap Ormas dan Media bisa menjadi _support system_ pada penyelenggaraan pemerintahan. Tugas kita bersama adalah mengedukasi masyarakat, meluruskan, dan meminimalisir isu yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” ujar Wahyu.
Ia juga menyampaikan kabar baik terkait dukungan pemerintah. Saat ini Kemendagri sedang mengkonsepkan dana abadi untuk Ormas yang bergerak di bidang UMKM.
“Tupoksi kami mendata keberadaan Organisasi Kemasyarakatan di tiap daerah dan mengidentifikasi sejauh mana memanfaatkannya. Ketika Ormas itu sudah teridentifikasi dan berjalan sukses sesuai ketentuan, akan diberikan bantuan dari pemerintah,” jelasnya.
Wahyu berharap semua pihak bisa bersinergi secara berkelanjutan demi terwujudnya Indonesia Emas.
Dorong Ormas Mandiri dan Tidak Mudah Diadu Domba.
Hal senada disampaikan oleh H. Heri Gunawan, SE, MM, M.A.P , Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, menegaskan Komisi II merupakan mitra kerja Kemendagri. Ia menyebut kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum dalam rangka pemberdayaan Ormas dan Media.
“Dengan banyaknya Ormas yang ada saat ini kita harus mampu berdiri di kaki sendiri. Jangan sampai diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, karena cita-cita kemerdekaan bangsa ini adalah berdiri di kaki sendiri,” tegas Heri Gunawan.
Ia berharap hasil pertemuan hari ini tidak berhenti di forum, tetapi benar-benar diimplementasikan. “Bukan hanya ketemu terus pulang. Harus ada langkah nyata yang dapat diperoleh,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta, narasumber, dan moderator.***











