Kab. Bandung, Idisi Online – Rabu (29/7/2026)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru – SPMB untuk jenjang SMA/SMK di SMAN 1 Dayeuhkolot menuai sorotan dari sejumlah orang tua siswa hingga berita ini diturunkan.
Pasalnya, ada orang tua yang mengadukan nasib anaknya yang berstatus yatim tidak lolos seleksi. Pada pengumuman tahap 2 terakhir, status anak tersebut berpredikat “belum terpetakan”.

Dugaan Kesalahan Pengisian dan Minim Pendampingan
Menurut aduan orang tua, hal ini terjadi karena diduga tidak adanya langkah proaktif dari pihak panitia PPDB di sekolah. Beberapa kendala yang dikeluhkan antara lain:
1. Calon siswa kesulitan saat mengisi data di aplikasi sehingga terjadi kekurangan data
2. Tidak lolos di tahap 1 dan tidak terverifikasi, sehingga dianggap tidak mendaftar
3. Di tahap 2 terjadi kesalahan pilihan. Seharusnya pilihan pertama SMAN 1 Dayeuhkolot, namun terisi SMAN 1 Baleendah
Sejak awal pengumuman, para orang tua mengaku sudah mendatangi sekolah untuk meminta petunjuk sesuai arahan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Disdik Jabar Wilayah VIII.
Namun upaya konfirmasi ke pihak sekolah menemui kendala. Kepala Sekolah SMAN 1 Dayeuhkolot belum berhasil ditemui. Pihak Humas SMAN 1 Dayeuhkolot beralasan sedang ada kegiatan O2SN.
Penggiat Pendidikan Minta Evaluasi
H. Abeng, penggiat di bidang pendidikan sekaligus Pimred media BalanceNews, menyayangkan kejadian ini.
“Pihak sekolah seharusnya lebih bijak. Kondisi seperti ini sudah menjadi catatan setiap tahun saat SPMB. Kami berharap tidak ada praktik yang mencederai asas transparansi,” ujarnya.
Ia meminta KCD Disdik Jabar Wilayah VIII segera mengevaluasi kondisi tersebut. “Perlu ada peninjauan ke sekolah untuk melakukan cek fisik dan data Dapodik. Kami cinta pendidikan. Jangan sampai ada siswa yang kehilangan haknya untuk sekolah,” tegasnya.
Sebagaimana amanat undang-undang, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMAN 1 Dayeuhkolot belum memberikan keterangan resmi. Idisi Online masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut.
Pewarta: Tim Idisi Online







