Idisi Online || Kab Bandung
Senin (02/08) Desa Pasir Mulya, Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung berpenduduk mayoritas bertani, buruh tani serta pekerja bangunan, sebagian kecil pegawai swasta dan PNS, dikatakan Kepala Desa Pasirmulya Rukma Supriadi diruang kerjanya saat dikonpirmasi awak media tentang Desa Wisata.
Rencana pembangunan Desa Wisata, sudah dirintis sejak tahun 2019, kini dimasa jabatan kepala kedua kali tahun 2021 terwujud. Tuturnya.
“Diawali dengan pembangunan jalan tembus Puncak Wangun – Puncak Puntang sepanjang 2.500 M, baru selesai pengaspalan hotmix sepanjang 500 M didanai Alokasi Dana Desa,” imbuhnya.
Untuk prioritas Pembangunannya Rukma menjelaskan, bahwa “Prioritas pembangun selesai akhir tahun 2021 – 2022. Wisata Budaya, dibangun Lapang ketangkasan Domba, ukuran 100 m x 60m, Kolam Renang, Taman Bermain dan ber-photo serta Home Stay Kampung BEDAS wisata Puncak Wangun”, terangnya.
“Pembangunan kampung wisata di bagi tiga bagian yaitu. Puncak Wangun, Puncak Hakula, Puncak Puntang. Luas keseluruhan 20 Ha. berasal tanah Carik Desa Pasirmulya”, terangnya lagi.
Kampung Wisata Puncak Hakula melalui program Peningkatan Peranan Wanita Sehat Sejahtera (P2 WKSS) oleh Bupati Kabupaten Bandung, HM. Dadang Supriatna, S.Ip., MSi, Desa Pasirmulya ter-pilih untuk mewakili lomba Desa tingkat Jawa Barat.
Lebih lanjut Rukma Supriadi menambahkan bahwa warga Desa Pasir mulya, dari RW 001 hingga RW 013 mulai diarahkan untuk berdagang, bertani bertenak dan pengrajin, guna menambah penghasilan keluarga.
Kedepan direncanakan tiap tiap wilayah RW dan Karang Taruna masing masing memiliki Kios/ untuk berdagang, jelasnya.
“Bagi warga yang belum mempunyai rumah tinggal diizinkan membangun rumah diatas tanah carik dengan tidak bayar sewa”, pungkas nya mengakhiri wawancara.
Reporter : Dadang Hks
Editor : Admin IO





