Majalengka, idisionline.com|| Mencuatnya isu adanya dugaan praktik pungli terhadap sejumlah pegawai (P3K) dilingkup Dinas pendidikan Kabupaten Majalengka ditepis oleh Kepala Dinas, Rd.Umar.
Melalui percakapan WhatsApp dengan redaksi media ini, Kadisdik Majalengka, H. Rd. Muhammad Umar Ma’ruf, S.Sos., M.Si dengan tegas menepis tudingan miring itu.
“Hati hati dengan istilah pungli, jangan sampai jadi fitnah. Di instansi kami tidak ada praktik kotor seperti itu” tegasnya.
Lebih lanjut Dia mengarahkan untuk mendapat tanggapan terkait isu tersebut kepada Kepala Bidang di institusinya.
“Penjelasan lebih jelas akan hal tersebut,coba dikonfirmasi dengan Kabid” imbuhnya.
Senada dengan Kadisdik, Salah seorang Kepala Bidang Disdik Majalengka, Asep Fajar Aliwardana mengungkapkan hal yang sama.
“Pemotongan itu auto debit, secara otomatis oleh BJB. Peruntukannya jelas aturannya,untuk zakat profesi, korpri, DPLK. Salah alamat jika konfirmasi ke Disdik” tukasnya.
Dikatakannya juga bahwa perihal tersebut sempat juga dicuatkan di media.
“Hal ini sempat juga mencuat di media beberapa tahun kebelakang. Kita luruskan persoalannya agar tidak jadi opini yang salah. Terima kasih ada konfimasi dulu agar ada cover both side dalam pemberitaan” pungkasnya.
***Red






