Berita HukumDaerahRegional

KPK Gelar Sarasehan Anti-Korupsi di Pangalengan, Ajak Kepala Desa dan Masyarakat Perkuat Integritas

×

KPK Gelar Sarasehan Anti-Korupsi di Pangalengan, Ajak Kepala Desa dan Masyarakat Perkuat Integritas

Sebarkan artikel ini

Kab Bandung, Idisi Online – Pangalengan, 13 Agustus 2025 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Wawan Wardiana, menggelar sarasehan bertajuk “Ngarung! Dari Klasik untuk Desa Partisipasi Aktif Menuju Desa Sanber” yang bertempat di Situ Cileunca, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Deputi KPK Wawan Wardiana menekankan pentingnya peran serta masyarakat sebagai garda terdepan dalam pengawasan penggunaan dana desa. “Pengawasan tidak hanya tugas KPK atau aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Dengan partisipasi aktif dari masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Pulosari, Agus Rusman, S.Ip., Camat Pangalengan, Vena Andriawan, perwakilan masyarakat Pangalengan, serta mahasiswa dari Universitas Bale Bandung. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan tata kelola desa yang transparan dan akuntabel.

Agus Rusman, S.Ip., Kepala Desa Pulosari, dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi inisiatif KPK. “Acara ini sangat bermanfaat bagi kami para kepala desa untuk lebih memahami pentingnya integritas dalam menjalankan tugas. Kami siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mewujudkan pemerintahan desa yang bersih,” katanya.

Senada dengan itu, Vena Andriawan, Camat Pangalengan, juga menyatakan dukungan penuhnya terhadap program ini. “Kami sangat mendukung penuh kegiatan KPK ini. Dengan adanya sarasehan ini, kami berharap kesadaran anti-korupsi semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat Pangalengan, dimulai dari tingkat desa,” ungkapnya.

Peserta sarasehan tampak antusias mengikuti diskusi yang berlangsung. Mereka diberikan pemahaman mengenai berbagai modus korupsi di tingkat desa dan cara-cara efektif untuk mencegahnya. KPK berharap, melalui kegiatan ini, semangat anti-korupsi tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga terwujud dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari masyarakat.

Info Lainnya  Kajati Jabar Lantik 25 Pejabat Baru Di Wilayah Kejaksaan Tinggi Jawa Barat

Rep. Reyhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca