Kabupaten Bandung, IO – Minggu kemarin, 17 mei 2026 Aktivitas wisata camping ground yang berlokasi di Desa Indragiri Kecamatan, rancabali Kabupaten bandung diduga beroperasi di kawasan hutan negara yang dikelola Perum Perhutani tanpa mengantongi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan/PPKH dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada, lokasi tersebut telah dilengkapi fasilitas bangunan permanen area parkir, gazebo, wahana foto dan, warung dan mulai ramai dikunjungi wisatawan. Papan informasi terkait izin resmi tidak terlihat di area masuk wisata sebagai keterbukaan publik (KIP)
Pengelola Dede / Kedus saat di hubungi media melalui ponsel miliknya saat dikonfirmasi di area stamplat(terminal) wisata, malah menjawab segala ijin lainnya sudah di pak kades ,cetus Dede sebagai pengelola wisata.
Saat awak media untuk mengkonfirmasikan Perum Perhutani KPH(asper] tidak ada di kantornya hanya yg ada bagian kaur dan tidak memberikan keterangan yang jelas lalu awak media menghubungi lewat telepon atau WhatsApp tidak ada jawaban yang jelas Perhutani belum memberikan tanggapan alias bungkam,
Aktivitas wisata selalu ramai di kunjungi para wisatawan berdatangan dan dari pelosok Kota luar dari kabupaten Bandung Jawa Barat wisata camping Ground yang berlokasi di Desa Indragiri/Kecamatan,rancabali Kabupaten bandung diduga beroperasi di kawasan hutan negara yang dikelola perum perhutani
Wisata camping Ground di Desa Indragiri kecamatan rancabali Diduga ijin Beroperasi di Kawasan Hutan Tanpa Izin Resmi.
tim media sambangi area wisata Setamplat Desa indragiri kecamatan rancabali kabupaten bandung,,di tanya wartawan ijin oprasi wisata setamplat Desa indragiri.”Dudu menjawab singkat kami tidak tahu?kami hanya sebagai penduduk pribumi yang sudah menetap puluhan tahun di lokasi lahan milik perum perhutani Bandung selatan,,kalau dulu warga disini bayar sering ke petugas perum perhutani.sekarang paling bantu-bantu nanam pohon jika di minta bantuan oleh perum perhutani,,lokasi wisata setamplat di bangun dengan swadaya masyarakat tanpa bantuan dari pemerintah desa maupun pusat,,seperti membangun jembatan murni swadaya masyarakat dan menghabiskan anggaran rp.35.000.000(tiga puluh lima juta)”tutur Dudu RT singkat.
Pewarta E Taryana
Wisata Camping Ground di Kawasan Hutan Desa Indragiri Kecamatan Rancabali Diduga Tidak Berijin Resmi







