BANDUNG, IO – Pemerintah Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang pasca hujan angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Jumat, 10 April 2026. Beberapa rumah warga dilaporkan rusak akibat kejadian tersebut.
Camat Arjasari Dian Wiradana, S.Ip., M.MP., mengatakan pihaknya telah melaksanakan pembersihan dampak bencana dengan menyasar pohon-pohon berpotensi tumbang dan rumah yang rusak.

“Ini merupakan bagian dari rencana aksi kita bersama dengan Forkopincam, BPBD, para kepala desa se-Kecamatan Arjasari, serta warga masyarakat yang peduli terhadap lingkungan pada Sabtu 11/04/26 untuk mengantisipasi lebih dini pohon tumbang. Kita akan fokus menyasar pohon tumbang di sepanjang jalan yang selama ini banyak dilalui kendaraan,” kata Dian saat dihubungi melalui jaringan seluler, Minggu (12/4/2026).
Dian menegaskan mitigasi bencana sangat penting untuk mengurangi risiko, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan kebijakan.
“Upaya ini kita lakukan dengan mengeluarkan surat edaran kepada kepala desa untuk mencegah atau meminimalkan kejadian yang tidak diharapkan sebelum terjadi pohon tumbang,” ucapnya.

Pemetaan Pohon Tua dan Keropos
Langkah awal yang dilakukan adalah pemetaan lokasi pohon rawan tumbang, terutama pohon tegakan tua atau yang sudah keropos karena usia.
“Ketika kita mengetahui kondisi pohon seperti itu untuk kemudian dilakukan koordinasi dengan pihak terkait supaya dilakukan penebangan. Supaya lingkungan sekitar tetap aman. Upaya ini juga dilakukan sebagai edukasi kepada masyarakat, selain antisipasi sejak dini sebelum terjadi bencana pohon tumbang,” jelas Dian.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi Forkopincam, BPBD, seluruh kepala desa di Arjasari, dan warga peduli lingkungan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
Rep. Edwin








