Kab. Bandung, Idisi Online – Pemerintah Kecamatan Banjaran menggelar Pembinaan dan Monev Keuangan Desa Semester I (Satu) di Gedung PKK Desa Neglasari Pada hari Rabu, tanggal 4 Februari 2026.
Agenda monep Pemerintah Kecamatan Banjaran salah satunya melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan keuangan desa tahap 2 (Dua) tahun anggaran 2025 di Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Kepala Desa Neglasari Pipin Kusnendi menyampaikan, atas nama pemerintahan desa Neglasari semoga monev bisa berjalan sukses tanpa exses.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Desa dan memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku serta memberikan manfaat yang Optimalisasi bagi masyarakat. Pembinaan yang diberikan mencakup berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Ketua BPD Maman, kaitan dengan Administrasi untuk tahun 2025 sebagai bahan tindak lanjut pada tahun 2026. Kemudian ini sebagai pegangan kepala desa agar bisa lebih baik lagi. Terimakasih kepada tim evalusi dari pihak kecamatan vanjaran. Beberapa elemen penting yang menjadi fokus pembinaan antara lain peningkatan kapasitas Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Materi pembinaan disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing lembaga desa tersebut.
Sekcam kecamatan Banjaran Toni Hidayat, monev tingkat kecamatan Banjaran monev ini menjadi rutinitas tiap tahun dilaksanakan. Selain pembinaan, tim dari Kecamatan Banjaran juga melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap realisasi penggunaan keuangan desa tahap 2 (Dua) tahun 2025. Pada pelaksanaan monev menghasilkan hasil yang terbaik dalam pembinaan.
Kegiatan monev tersebut Hal penting untuk memastikan bahwa keuangan digunakan secara efektif, efisien, dan transparan, serta tepat sasaran sesuai dengan program yang telah direncanakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Mudah mudahan monev bisa menghasilkan yang lebih Optimal baik secara Administrasi dan fisiik.
Harapan besar, Tim monev memeriksa kelengkapan administrasi, kesesuaian penggunaan dana dengan rencana, serta dampak dari program-program yang telah dilaksanakan. Kegiatan pembinaan dan monev ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi aparatur desa dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan benar. Pada pengajuan kedepan nya untuk anggaran harus melakukan pengajuan sebelumnya, katanya,”Ulah di engke engke, harus segera dikerjakan.
Selain itu, diharapkan juga dapat mendorong terwujudnya tata kelola Pemerintahan Desa yang baik, transparan, dan akuntabel, sehingga Dana Desa dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.” Pungkasnya.
Rep. Hamzah






