AdvertorialDaerahPemerintahan

Bupati Kang DS Ajak Semua Pihak Sukseskan Program Strategis Nasional Presiden Prabowo

×

Bupati Kang DS Ajak Semua Pihak Sukseskan Program Strategis Nasional Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini

KAB. BANDUNG, Idisi Online – Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung sampaikan paparan atas dukungan terhadap program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto pada pelaksanaan “Konsolidasi Daerah Sebagai Tindak Lanjut Dukungan Terhadap Program Pemerintah” di Gedung Budaya Soreang, Selasa (5/8/2025).

Program strategis nasional itu di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Selain itu penanganan stunting dan miskin ekstrem yang diharapkan selesai atau tuntas tahun depan atau tahun 2026.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan paparan program strategis nasional itu dihadapan  Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra, perwakilan Lanud Sulaiman, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Bandung dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung lainnya yang turut hadir.



Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, para asisten, para kepala OPD/Kepala Badan di lingkungan Pemkab Bandung, para Kabag, para Camat, para Danramil dan Babinsa di lingkungan Kodim 0624/Kabupaten Bandung, para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas di lingkungan Polresta Bandung, para Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Bandung, maupun pihak lainnya baik yang hadir langsung maupun melalui zoom meeting.

Pelaksanaan konsolidasi daerah juga diikuti jajaran pengurus Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Merah Putih (KMP) beserta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan Badan Usaha Milik Desa serta pihak lainnya.

Di penghujung acara itu, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung serta para stakeholder turut menandatangani kesepakatan bersama untuk mensukseskan program MBG yang menjadi program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Bupati Dadang Supriatna sampaikan paparan tentang sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten atas program strategis MBG (Makan Bergizi Gratis), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Bupati turut menyampaikan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, ia mengajak semua pihak yang ada di Kabupaten Bandung untuk mensukseskan program Presiden tersebut. 

“Program strategis nasional Pak Presiden itu di antaranya Makan Bergizi Gratis. Secara nasional Pak Presiden akan menyiapkan sekitar 30 ribu dapur atau SPPG. Total anggaran kurang lebih Rp276 triliun. Di Kabupaten Bandung kurang lebih sekitar 361 SPPG dengan jumlah penerima manfaat sekitar 1,2 juta siswa yang merupakan siswa PAUD, TK, SD dan SMP, santri pesantren, ibu hamil, dan ibu menyusui,” katanya dalam paparannya.

Terkait dengan pola kemitraan itu, kata Dadang, Pemerintah Kabupaten Bandung turut mendorong pola kemitraan bagi masyarakat Kabupaten Bandung yang memiliki kemampuan untuk berinvestasi dalam program MBG.

“Lebih baik manfaatkan pengusaha lokal. Pengusaha lokal harus diajak sesuai dengan potensinya, jangan sampaikan dibiarkan,” ucap orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.

Lebih lanjut Kang DS, sapaan akrab Dadang Suoriatna mengatakan, supaya Program MBG ini berjalan, disusul adanya Inpres No 9 tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Atas dasar itu, Kang DS menginstruksikan kepada Sekda dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM untuk menganggarkan untuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan menggunakan APBD Kabupaten Bandung.

Secara nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Mutih mencapai sekitar 80.000 yang dilaunching oleh Presiden pada Juli 2025 lalu. Di Kabupaten Bandung, mengikuti giat launching serentak nasional di Desa Cileunyi Wetan.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah terbentuk, dan SPPG sudah ada. Cuma yang aktif baru 35 titik dan yang verifikasi baru 200 titik, berarti baru 235 SPP, sementara jumlah yang harus ada di Kabupaten Bandung 361 SPPG. Berarti kurang lebih sekitar 130 SPPG lagi. Saya berharap bagaimana 361 titik ini terpenuhi,” jelasnya.

Untuk memenuhi SPPG itu, misalnya di desa terpencil di Kecamatan Pangalengan, tercatat lebih dari 1000 siswa PAUD, TK, SD, SMP, santri, ibu hamil dan ibu menyusui bisa dibuatkan satu SPPG.

“Di desa terpencil dan kendala jaraknya jauh, pak kades segera lapor ke saya. Insya Allah saya akan berikan solusi seperti apa. Jangan sampai kendala jarak jauh tidak terpenuhi. Saya harap sukseskan program MBG yang menjadi program strategis nasional ini,” tutur Kang DS.

Bupati Kang DS mengungkapkan bahwa pihak sudah menyiapkan kantor bersama di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung untuk percepatan program MBG tersebut.

“Kantor bersama itu untuk dijadikan pusat komunikasi, karena komunikasi itu penting. Terkait program MBG ini TNI dan Polri sudah bergerak, maka kita Pemerintah Daerah dan kepala OPD untuk mendorong,” ujarnya.

Selain program MBG, juga ada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Pengelolaan koperasi itu bisa  melibatkan para petani atau kelompok tani di desa masing-masing.

“Petani tersebut secara otomatis menjadi anggota koperasi. Baik petani padi, jagung dan semua petani lainnya. Koperasi Merah Putih wajib mengakomodir semua petani yang ada di masing-masing desa di Kabupaten Bandung untuk menjadi anggota koperasi,” katanya.

Ia menyebutkan jumlah petani di Kabupaten Bandung mencapai 70 ribu yang di antaranya tergabung dalam gapoktan di masing-masing desa.  Pemerintah sudah menggulirkan program hibah untuk para petani dalam pengadaan benih maupun pupuk.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih wajib mengakomodir semua petani di desa masing-masing dan wajib  menjadi anggota koperasi. Karena koperasi diperintahkan oleh Pak Presiden untuk mengawal program ketahanan pangan dan hasil pertaniannya dibeli oleh koperasi,” katanya.

Bupati menegaskan yang biasanya anggota koperasi pinjam ke tengkulak, nantinya beralih ke koperasi untuk biaya mengolah lahan pertanian. Untuk Ketua Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih harus membuat rencana.

“Koperasi harus menyiapkan modal usaha untuk para petani. Kepala desa dan lurah harus memantau keberlangsungan koperasi. Perangkat desa, tokoh masyarakat, pengusaha lokal, Ketua RT dan RW bisa jadi anggota koperasi. Diusahakan modal koperasi tidak pinjam ke bank, siapa tahu pengusaha lokal bisa menyimpan simpanan wajib dan sukarela. Insya Allah uang sebesar Rp 5 miliar sampai Rp 10 miliar bisa terkumpul di masing-masing koperasi,” tutur Bupati Bedas.

Kang DS mengatakan bahwa Presiden minta koperasi digerakkan karena koperasi memiliki moto yang luar biasa, yaitu dari, oleh, dan untuk anggota.
Ia berharap kepala desa, BPD dan ketua koperasi untuk membuat Perdes (Peraturan Desa) tentang koperasi, untuk memberikan pendapatan ke desa.

Ia menegaskan ada hubungannya antara Koperasi Merah Putih dengan MBG, dengan serapan anggaran melalui program MBG itu mencapai Rp 4,3 triliun di Kabupaten Bandung dengan sasaran penerima manfaat 1,23 juta jiwa.

“Saya berharap dari 361 SPPG ini diprioritaskan untuk membeli bahan produksinya dari koperasi. Saya yakin di setiap desa dan kelurahan ada perbedaan bahan produksi atau bahan komoditas. Pangalengan dan Kertasari misalnya mayoritas penghasil sayuran, Ciparay penghasil beras dan masing-masing desa dan kelurahan ada perbedaan bahan produksi,” tuturnya.

Kang DS berharap SPPG dan Koperasi Merah Putih berkolaborasi, hal itu berkaitan dengan program Presiden supaya program ini maksimal dan tidak ada kegagalan. Program MBG dan Koperasi Merah Putih ini berjalan maksimal bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia mengatakan Kabupaten Bandung dengan total penduduk mencapai 3,8 juta jiwa dan jumlah penduduk kedua terbesar di Jawa Barat, sehingga ada beberapa ‘PR’ yang harus dituntaskan.

“Presiden berkeinginan pada tahun 2026 bisa menuntaskan penanganan miskin ekstrem. Penanganan kemiskinan ekstrem harus diprioritaskan. Kemudian penanganan stunting bisa diselesaikan,” katanya.

Menurutnya, untuk penanganan stunting di Kabupaten Bandung itu, dengan konsep penanganan 1000 hari untuk di masing-masing desa yang diketahui masih ada anak-anak stunting. Penanganan stunting itu dari mulai hamil sampai lahir usia dua tahun.

“Kita harus mengawal angka stunting di Kabupaten Bandung. Tidak ada stunting di masa mendatang, untuk mempersiapkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ia menegaskan untuk penanganan  stunting di Kabupaten Bandung, khususnya intervensi anggaran untuk satu balita hingga usia dua tahun itu, mencapai jutaan rupiah. Sehingga dalam kebutuhan anggaran itu ada pembagian dari sumber anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) atau provinsi berapa, kabupaten dan desa berapa.

“Setiap hari rutin diberikan makanan bergizi dalam menyelesaikan serta mengurangi angka stunting di Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Langkah strategis yang diungkapkan Bupati Bandung ini dalam penanganan miskin ekstrem itu, pertama melalui program rutilahu atau perbaikan rumah tidak layak huni. Kedua keluarga miskin ekstrem ini mendapatkan penghasilan setiap bulan atau memiliki kegiatan usaha.

“Makanya saya ingin tahun depan miskin ekstrem di Kabupaten Bandung selesai. Dengan menggunakan anggaran berapa dari DAK, provinsi, kabupaten dan desa, itu akan lebih spesifik. Banyak PR yang harus kita selesaikan. Saya berharap dengan kekompakan, kolaborasi bisa menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Bandung,” harapnya.

Menurutnya, sehat bukan karena banyaknya rumah sakit, puskesmas, tapi tergantung pola hidup sehat. Pola hidup sehat secara fisik yang diikuti dengan kegiatan olahraga, selain rumah dan lingkungannya juga sehat. Sampah juga harus kita selesaikan.

“Sehat secara fisik dan sehat secara mental. Pendidikan rohani, spiritual juga penting. Sehat secara sosial, karena kita mahkluk sosial. Kita sudah menyiapkan program ketahanan pangan untuk penanganan rawan pangan bagi masyarakat. Selain itu sehat keuangan,” katanya.

Bagaimana untuk menciptakan sehat keuangan, kata dia, Pemkab Bandung sudah menggulirkan program menciptakan 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja, dan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dan banyak program lainnya.

“Jaga kebersamaan dan kekompakan. Siap untuk bersama-sama mengawal program Pak Presiden, Pak Gubernur dan visi misi program Pemerintah Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045 ,” harapnya.

Info Lainnya  Bupati Dadang Supriatna Diganjar Penghargaan Kerjasama Strategis Internasional

Reporter Iwan H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

content-ciaa-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

138000481

138000482

138000483

138000484

138000485

138000486

138000487

138000488

138000489

138000490

138000491

138000492

138000493

138000494

138000495

138000496

138000497

138000498

138000499

138000500

138000501

138000502

138000503

138000504

138000505

138000506

138000507

138000508

138000509

138000510

138000511

138000512

138000513

138000514

138000515

138000516

138000517

138000518

138000519

138000520

138000521

138000522

138000523

138000524

138000525

article 138000526

article 138000527

article 138000528

article 138000529

article 138000530

article 138000531

article 138000532

article 138000533

article 138000534

article 138000535

article 138000536

article 138000537

article 138000538

article 138000539

article 138000540

158000386

158000387

158000388

158000389

158000390

158000391

158000392

158000393

158000394

158000395

158000396

158000397

158000398

158000399

158000400

158000401

158000402

158000403

158000404

158000405

158000406

158000407

158000408

158000409

158000410

158000411

158000412

158000413

158000414

158000415

article 158000416

article 158000417

article 158000418

article 158000419

article 158000420

article 158000421

article 158000422

article 158000423

article 158000424

article 158000425

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

208000421

208000422

208000423

208000424

208000425

208000426

208000427

208000428

208000429

208000430

208000431

208000432

208000433

208000434

208000435

article 208000436

article 208000437

article 208000438

article 208000439

article 208000440

article 208000441

article 208000442

article 208000443

article 208000444

article 208000445

article 208000446

article 208000447

article 208000448

article 208000449

article 208000450

208000436

208000437

208000438

208000439

208000440

208000441

208000442

208000443

208000444

208000445

228000236

228000237

228000238

228000239

228000240

228000241

228000242

228000243

228000244

228000245

228000251

228000252

228000253

228000254

228000255

228000256

228000257

228000258

228000259

228000260

228000261

228000262

228000263

228000264

228000265

228000266

228000267

228000268

228000269

228000270

228000271

228000272

228000273

228000274

228000275

228000276

228000277

228000278

228000279

228000280

228000281

228000282

228000283

228000284

228000285

article 228000286

article 228000287

article 228000288

article 228000289

article 228000290

article 228000291

article 228000292

article 228000293

article 228000294

article 228000295

article 228000296

article 228000297

article 228000298

article 228000299

article 228000300

238000231

238000232

238000233

238000234

238000235

238000236

238000237

238000238

238000239

238000240

238000241

238000242

238000243

238000244

238000245

238000246

238000247

238000248

238000249

238000250

238000251

238000252

238000253

238000254

238000255

238000256

238000257

238000258

238000259

238000260

article 238000261

article 238000262

article 238000263

article 238000264

article 238000265

article 238000266

article 238000267

article 238000268

article 238000269

article 238000270

content-ciaa-1701