SUKABUMI – idisionlie.com || Dialog Antara Ketua Umum LSM IBSW ( Indonesia Bearaucracy and Servis Wacfh,) H. Nova dan BPK Jabar, pada hari Rabu tanggal 25 juni 2025 bulan lalu untuk memediasi atas temuan Ganti Rugi (TGR) oleh BPK kepada 5 (lima) Perusahaan yang banyak merugikan perusahaan dianggap terlalu mengada-ada.
Sehingga mereka menyatakan keberatan dan meminta TGR dan LHP ditinjau ulang dengan meminta bantuan peninjauan ulang kepada LSM IBSW yang langsung di tangani oleh ketua umum untuk meminta Konfirmasi dan Klarifikasi atas dugaan temuan yang dilakukan oleh BPK Jabar, karna TGR yang dianggap berlebihan dan tidak normal sehingga mengajukan peninjauan keberatan atas peristiwa tersebut.

Berdasar permohonan Surat resmi dari Lsm Ibsw kepada BPK RI Perwakilan Jawabarat untuk Audensi tanggal 26 juni 2024 atas kebenaran temuan yang dilakukan oleh BPK dan surat jawaban bernomor 39/ T/ S / DJPKN-VBDG/HUM-026/VI/2025 IBSW. Atas permohonan kami kepada BPK tersebut pada kegiatan di Pemerintahan Kab. Bandung Barat jawabarat, tanggal 21 mei 2025 terkait keberatan hasil temuan oleh tim BPK jabar, maka melalui Audensi agar persoalan menjadi transparan dan terbuka, terhadap temuan pemeriksaan pekerjaan peningkatan Jalan di Nanggerang oleh salah satu CV. Arshiya Mulya Abadi dari 5 (lima) dgn pekerjaan yang berbeda. Dimana nilai pekerjaan di nanggerang senilai Kontrak Rp. 1.765.735.500, TA dengan tanggal kontak 26 oktober 2023 selesai
21 Desember 2023, dimana pengecekan Fisik dilakukan oleh tim BPK Jabar 17 April 2025 ?? , dimana temuan hasil cek pisik sebelum PPN Rp. 368.862.450, ini temuan yang nyata nyata sangat kontras dan tak masuk Rasio.

Jelas merobek rasa keadilan dan mengingatkan kami pada pernyataan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat / PUPR, yang menyatakan bahwa pihak Kontraktor lokal dan dalam negri, menjadi kapok untuk mengambil pekerjaan ( selain Marak Pungli, dll. ), biasanya terlebih dahulu sudah dilakukan oleh Inspektorat dan Pengawas intern terlebih dahulu bahkan bisa cair biasanya di bulan akhir desember berarti bahwa pekerjaan sudah di anggap Clear dan tak ada temuan yang berarti
Selang beberapa bulan ada temuan yang di anggap ga masuk akal kan Aneh, ungkap ketua LSM IBSW.
Reporter : Elut H.






