Berita HukumPolitik & Ekonomi

Nasib Ketua KPUD Garut Diujung Tanduk, Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Pemilu Berpotensi Masuk ke Ranah Pidana?

×

Nasib Ketua KPUD Garut Diujung Tanduk, Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Pemilu Berpotensi Masuk ke Ranah Pidana?

Sebarkan artikel ini

Garut, idisionline.com|| Pemilihan Legislatif di Kabupaten Garut yang telah usai beberapa waktu lalu, masih menyisakan persoalan yang masih bergulir di wilayah KPU-RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Dalam kontestasi pemilihan wakil Rakyat di Kota Dodol itu, diduga terjadi konspirasi dengan salah satu Caleg dari salah satu partai peserta Pemilu.

Ditemukannya dugaan praktik curang pergeseran suara dalam rekapitulasi tingkat Kecamatan, Kabupaten hingga Provinsi.

Atas indikasi itu, sejumlah mantan PPK ajukan gugatan pelanggaran etik yang dialamatkan kepada Ketua KPUD Garut, Dian Hasanudin beserta para komisioner KPUD turut jadi tergugat.

Informasi terkini silang sengketa itu, berhasil dihimpun awak media. Ungkapan yang dibeberkan salah seorang Pemohon Pelanggaran Kode Etik Komisioner tersebut, berhasil diwawancarai di kediamannya, Rabu (21/01/2025).

Dibeberkan pelapor/pemohon, bahwa sidang gugatan dugaan pelanggaran kode etik tersebut terkait dengan pergeseran suara yang terjadi di beberapa kecamatan.

“Bermula dari kecurigaan kami adanya praktik curang pergeseran suara. Kami kumpulkan bukti serta bahan keterangan, ternyata benar adanya kecurangan pergeseran suara terjadi di sejumlah kecamatan wilayah Garut Utara” bebernya.

Lebih lanjut Dia menuturkan bahwa laporan dugaan itu di sampaikan kepada KPU dan DKPP.

“Kami sampaikan laporan atas dugaan tersebut, kabarnya KPU melalui pengawas internal telah melakukan sidang klarifikasi. Memanggil para pihak terkait. Bahkan KPU telah menerbitkan rekomendasi melalui sidang pleno pengawas internal. Disampaikan melalui KPUD Provinsi dan diteruskan kepada KPU RI sebagai rekomendasi dalam penerbitan keputusan” imbuh Dia.

Sepengetahuan pihak pelapor dari hasil pantauannya, menyebutkan bahwa hasil keputusan sidang etik KPU provinsi, mengabulkan gugatan pelapor dengan pembuktian kuat terjadi pelanggaran.

“Hasil keputusan sidang etik yang digelar di KPU Provinsi, atas persoalan yang kami laporkan. Konon kabarnya permohonan gugatan kami dikabulkan. Laporan kami cukup bukti telah terjadi kabarnya pelanggaran kode etik yang dilakukan secara kolektif oleh terlapor” Paparnya.

Keputusan sidang pelanggaran etik KPU atau rekomendasi itu, selanjutnya menjadi dasar DKPP sebagai lembaga berwenang menangani permasalah pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu telah menyatakan MS.

Informasi yang berkembang dilingkup KPU telah dijadwalkan proses persidangan DKPP akan segera digelar, dengan nomor antri sidang 324.

Adapun penerapan sanksi atas pelanggaran kode etik pemilu itu, jika terbukti terjadi pelanggaran, para tergugat bisa kena sanksi pemecatan.

Babak baru atas silang sengketa geser suara di pemilu Garut tersebut, segera akan dimulai menunggu keputusan sidang DKPP.

Menanggapi silang pendapat dugaan pelanggaran kode etik pemilu itu, Praktisi hukum tata usaha Negara, Afrizal Sirait, SH.,M.H menandaskan persepsi hukumnya atas persoalan tersebut.

“KPU dan DKPP dalam hal ini berkapasitas sebagai lembaga yang berwenang menampung aduan serta menindaklanjuti dengan persidangan etik. Sanksi pemecatan dengan tidak hormat bisa diterapkan kepada para terlapor atau pemberhentian jabatan” tandas Afrizal.

Lebih lanjut Afrizal menjelaskan pasca putusan DKPP terbit secara sah, serta ada pembuktian yang diyakini telah terjadi pelanggaran etik. Putusan itu bisa jadi parameter dan rujukan untuk berlanjut pelaporan dugaan tindak pidana.

“Putusan DKPP jika terbukti secara sah dan meyakinkan terjadi pelanggaran etik, pergeseran suara dalam Pemilu. Putusan itu bisa jadi pemicu atau gerbang pembuka persoalan baru. Indikator adanya tindakan melawan hukum (Pidana) sangat berpotensi dapat menyeret Ketua KPUD Garut berperkara pidana,” jelas Dia.

Indikasi adanya unsur pidana dalam pelanggaran etik itu menurut Aprizal terbuka lebar.

“Jika dugaan pelanggaran etik terbukti, menguatkan dugaan terjadi unsur Pidana secara konstruktif adanya mufakat jahat yang lakukan antara peserta dengan penyelenggara pemilu, dipastikan gratifikasi terjadi” tandasnya.

Penjelasan yang disampaikan ahli hukum tata negara itu, dinilai cukup logic. Dalam praktek curang pemilu tentu dibarengi tindakan melawan hukum lainnya. Jika persoalan tersebut bergulir ke ranah Pidana, bisa jadi bukan hanya Ketua KPUD beserta komisioner yang akan tersandung hukum. Kemungkinan besar akan menyeret nama lain yang berkepentingan.

***Her Azizi

Info Lainnya  Skala Prioritas Pembangunan Jabar TA 2025 Perubahan Perkuat Infrastruktur dan Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

system-form-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

118000731

118000732

118000733

118000734

118000735

118000736

118000737

118000738

118000739

118000740

118000741

118000742

118000743

118000744

118000745

118000761

118000762

118000763

118000764

118000765

118000766

118000767

118000768

118000769

118000770

118000771

118000772

118000773

118000774

118000775

118000776

118000777

118000778

118000779

118000780

138000456

138000457

138000458

138000459

138000460

138000461

138000462

138000463

138000464

138000465

138000466

138000467

138000468

138000469

138000470

138000471

138000472

138000473

138000474

138000475

138000476

138000477

138000478

138000479

138000480

138000481

138000482

138000483

138000484

138000485

138000486

138000487

138000488

138000489

138000490

138000491

138000492

138000493

138000494

138000495

158000361

158000362

158000363

158000364

158000365

158000366

158000367

158000368

158000369

158000370

158000371

158000372

158000373

158000374

158000375

158000376

158000377

158000378

158000379

158000380

158000381

158000382

158000383

158000384

158000385

158000386

158000387

158000388

158000389

158000390

158000391

158000392

158000393

158000394

158000395

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000406

208000407

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

208000416

208000417

208000418

208000419

208000420

228000136

228000137

228000138

228000139

228000140

228000141

228000142

228000143

228000144

228000145

228000146

228000147

228000148

228000149

228000150

228000151

228000152

228000153

228000154

228000155

228000156

228000157

228000158

228000159

228000160

228000161

228000162

228000163

228000164

228000165

228000166

228000167

228000168

228000169

228000170

228000171

228000172

228000173

228000174

228000175

228000176

228000177

228000178

228000179

228000180

228000181

228000182

228000183

228000184

228000185

228000186

228000187

228000188

228000189

228000190

228000191

228000192

228000193

228000194

228000195

228000196

228000197

228000198

228000199

228000200

228000201

228000202

228000203

228000204

228000205

228000206

228000207

228000208

228000209

228000210

228000211

228000212

228000213

228000214

228000215

228000216

228000217

228000218

228000219

228000220

228000221

228000222

228000223

228000224

228000225

228000226

228000227

228000228

228000229

228000230

228000231

228000232

228000233

228000234

228000235

238000230

238000231

238000232

238000233

238000234

238000235

238000236

238000237

238000238

238000239

238000240

238000237

238000238

238000239

238000240

238000241

238000242

238000243

238000244

238000245

238000246

238000247

238000248

238000249

238000250

238000251

238000252

238000253

238000254

238000255

238000256

system-form-1701