Berita

Sorotan Kabinet Prabowo Ke Depan, Mampukah Tuntaskan Berbagai Akar Masalah Bangsa ??

×

Sorotan Kabinet Prabowo Ke Depan, Mampukah Tuntaskan Berbagai Akar Masalah Bangsa ??

Sebarkan artikel ini

Oleh : Elut Haikal

Kabinet kerja Presiden Prabowo perlahan terus berjalan sesuai dengan Program Janji Kampanye Kerja & Cita cita harapan yang keluar dari tekad Statemen kuat saat berpidato pada Pelantikan dan pidato lain nya diberbagai kesempatan yang terus tampak konsisten ingin memajukan dan mensejahterakan Bangsa dan Negara, dalam pengabdian sisa hidup nya ?
Dengan Pedoman Falsafah Ideologi Pancasila dan UUD 45, Sebagai Landasan Pembangunan yang selaras dengan Reformasi Demokrasi

Ditengah realisasi pemberantasan KKN oleh tiap Rezim reformasi sebelum Prabowo terus berjalan kurang lebih 25 tahun bukan habis, malah menyisakan berbagai kasus dengan hukuman ringan yang terus. tambah masalah baru terjadi akumulasi penumpukan kasus, yang tidak tuntas dari Kinerja Pemerintah Pusat dan daerah.
harapan semua Elemen bangsa saat itu yang kini dirasakan, ternyata reformasi cuma harapan saja, semodel dagelan akrobat sistem politik Balik nama pada perebutan kekuasaan, hanya beda sebutan rezim, nama, wajah pemimpin dari orde lama ke orde baru, ke Reformasi isi nya masih KKN dan KKN malah sekarang Plus Oligarki.

Dimana peralihan pertama orde lama ke orde baru pada Akar masalah lebih tajam pada perdebatan Peta politik Ideologi, bukan berarti luput dari KKN.
peralihan kedua di era orde baru ke reformasi perbedaan tajam pada akar masalah isyu kesenjangan Sosial, akibat Pemerintah yang Diktator, tidak Transparan & KKN.yang meraja rela.
Tujuan utama perubahan Reformasi pada pembersihan KKN secara total agar tercipta pemerintahan yang bersih dan Adil, transparan tanpa dihantui rasa takut tertekan, namun dalam perjalanan nya semakin ga jelas dan kabur.

Dimana HAM sebagai tonggak Supremasi Hukum yang ada selama ini, tidak mengikis habis akar KKN , malah makin terang² ngan tampa rasa malu di era reformasi ini
Yang ada KKN merata dari pusat & daerah.
Lebih ngeri lagi lahirnya Oligarki yang diisi Feodal Kapitalis gaya baru, memonopoli kendali dan pengaruh bukan saja di pemerintah tetapi di semua lini, politik, Ekonomi, Sosial dan Hukum

Info Lainnya  Tangani Banjir Dayeuhkolot, Bupati Bandung Terapkan Konsep Pentahelix

Yang berefek pada arus berpikir Strata Sosial yang bebas dan lepas kendali, membentuk watak dan karakter baru kepribadian bangsa, Penegakan Hukum yang lemah dan tidak adil, semakin subur KKN menjadi model budaya berjamaah menjadi tontonan publik budaya Suap, transaksi jual beli hukum, jual beli jabatan PNS, ASN di semua Institusi, terjadi
maraknya Perjudian online, Penyelundupan, Pelacuran, Peredaran Narkoba, Perkelahian dll.
Lahirnya Ormas islam Radikal, LSM dan Ormas atau OKP Arogan, Marak nya Aksi-aksi Demo bayaran dan tandingan kepentingan politik dan oligarki yang tidak menyuarakan hati nurani rakyat.

Ramainya Kritik Pemerhati kebijakan pemerintah yang pedas dan tajam, namun dengan tujuan pola bagi jatah, pada kesalahan kebijakan yang dianggap merugikan negara, seolah kritik tajam keluar dari lubuk hati yg paling dalam, dengan pura pura bersungguh hati padahal tidak mengakar di lubuk hati hanya mainkan kepiawaian mengupas masalah untuk dijadikan alat tembak saja. pemanfaatan kondisi agar terlihat berisi dan idealis tetapi sering lenyap tak karuan tak tentu arah diperjalanan.

Semua ini membentuk watak dan karakter di linkungan masyarakat baik secara individu atau kelompok yang mengikis perilaku norma beragama, adat istiadat, sopan santun, bahkan hilang nya etika moral dan akhlak.
Mirisnya Perilaku demikian itu menjadi bagian gaya hidup para Elit Politik, Eksekutif , Legislatif dan APH (Aparat Penegak Hukum)  yang sering dipertontonkan perilaku Arogan, Angkuh, intimidasi, semena-mena, serta tidak adil adalah fenomena perilaku tidak lazim, dan tidak pantas di pertontonkan banyak merugikan masyarakat hingga pada ancaman & Pemerasan dengan dalih aturan demi penegakan hukum.

Bagian lain perilaku ekonomi pasar bebas , monopoli barang, modal, lahan tambang, kelautan perkebunan, Pertanian, peternakan dll, Monopoli pengelolaan hasil bumi, laut hingga pemasaran di kuasai yang berkolaborasi dgn elit politik, legislatif dan APH sehingga menjadi pola permainan bersama untuk saling melindungi.

Info Lainnya  BRI dan Asuransi BRINS Mikro Serahkan Klaim kepada Nasabah Wagino Korban Kebakaran di Bosar Maligas.

Wajar jika dari awal 1998 perjalanan Reformasi hingga 2024, di gadang² sebagai pelopor Indonesia maju, Pemerintah yang bersih dari KKN, namun kenyataan nya dirusak bukan oleh satu 1 atau 5 gelintir orang seperti Zaman Orde Baru 1 atau 2 partai tetapi lebih miris seperti bergerombol berkoalisi antar elit politik legislatif ,eksekutif dan APH bersama Oligarki. Untuk menjarah kekayaan Negara yang tidak dinikmati Rakyat tetapi hanya dinikmati oleh golongan atau kelompok kekayaan kita ini ibarat piala bergilir.

Dimana semboyan Gemah Ripah Loh Jinawi untuk rakyat tinggal cerita, terbukti selama ini mereka lebih berkomitmen takut pada elit politik, ketimbang berkomitmen membela negara dan rakyat, terbukti secara umum reformasi jalan di tempat dengan tidak mau adanya UU penyitaan Aset.

Kini saat nya pada titik nadir reformasi ini sebagai pertaruhan kabinet pemerintahan Prabowo untuk menata ulang cita cita reformasi, terutama penegakan hukum dan mengembalikan marwah PSN, ASN utaman APH ( TNI, POLRI & JAKSA ) garis terdepan yg harus kembali di gembleng rasa nasionalisme yg tinggi serta penegakan disiplin aturan dengan konsekuensi hukuman yang berat, jika penegak hukum melanggar hukum sebagi abdi negara.

Yang harus di dukung oleh semua elemen bangsa dan rakyat.Agar tidak terjadi akumulasi masalah yang merugikan negara, akibat perilaku KKN dan Oligarki
Keadaan sisa hutang negara yang besar bukan pendapatan yang besar untuk membayar Utang, kabinet prabowo yang diharapkan dapat mengendalikan gejolak Ekonomi, Politik, Sosial lima tahun ke depan bisa terkikis habis.

Kekayaan alam dapat dikelola negara sesuai cita² Presiden menuju negara maju dan mandiri yang dinikmati oleh rakyat nya, negara yang besar yang tidak terus menerus saling mewariskan hutang dan keborokan.

Info Lainnya  Gubernur Dedi Mulyadi Ikuti Agenda RUPST Bank BJB

Hal ini tantangan ditengah ke adaan Ekonomi Dunia yang terus merosot, peperangan yang terus berlanjut. Belum Intern bangsa yg ingin merongrong dan menggangu di setiap penguasa baru agar dapat peran penting.

Tantangan berat lainya faktor luar yg tidak kalah penting yg akan Intervensi selalu merobek penataan di segala bidang, perlu ekstra hati² bagi bangsa ini untuk menjaga bersama kedaulatan bangsa, merekat kan persatuan.
Kabinet Prabowo sedang berupaya merubah tatanan yang bebas KKN, tegak Hukum yang adil tidak tebang pilih.

Akankah pihak bangsa kita sendiri nanti di tengah jalan pada pemerintahan Prabowo akan merongrong dan merusak ?
Atau bersama sama mendukung menuntas kan persoalan bangsa ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

cuaca 898100156

cuaca 898100157

cuaca 898100158

cuaca 898100159

cuaca 898100160

cuaca 898100161

cuaca 898100162

cuaca 898100163

cuaca 898100164

cuaca 898100165

cuaca 898100166

cuaca 898100167

cuaca 898100168

cuaca 898100169

cuaca 898100170

cuaca 898100171

cuaca 898100172

cuaca 898100173

cuaca 898100174

cuaca 898100175

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 710000161

article 710000162

article 710000163

article 710000164

article 710000165

article 710000166

article 710000167

article 710000168

article 710000169

article 710000170

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

article 710000181

article 710000182

article 710000183

article 710000184

article 710000185

article 710000186

article 710000187

article 710000188

article 710000189

article 710000190

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

psda 438000081

psda 438000082

psda 438000083

psda 438000084

psda 438000085

psda 438000086

psda 438000087

psda 438000088

psda 438000089

psda 438000090

psda 438000091

psda 438000092

psda 438000093

psda 438000094

psda 438000095

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

news-1701
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 710000161

article 710000162

article 710000163

article 710000164

article 710000165

article 710000166

article 710000167

article 710000168

article 710000169

article 710000170

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

budaya 538000031

budaya 538000032

budaya 538000033

budaya 538000034

budaya 538000035

budaya 538000036

budaya 538000037

budaya 538000038

budaya 538000039

budaya 538000040

budaya 538000046

budaya 538000047

budaya 538000048

budaya 538000049

budaya 538000050

budaya 538000051

budaya 538000052

budaya 538000053

budaya 538000054

budaya 538000055

budaya 538000056

budaya 538000057

budaya 538000058

budaya 538000059

budaya 538000060

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

psda 438000081

psda 438000082

psda 438000083

psda 438000084

psda 438000085

psda 438000086

psda 438000087

psda 438000088

psda 438000089

psda 438000090

psda 438000091

psda 438000092

psda 438000093

psda 438000094

psda 438000095

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

psda 438000110

news-1701