Berita

Pornografi Anak Marak, Tanda Matinya Fungsi Pilar Penjaga

×

Pornografi Anak Marak, Tanda Matinya Fungsi Pilar Penjaga

Sebarkan artikel ini

Idisi Online – Maraknya kembali penyebaran konten vidio pornografi, dan eksploitasi terhadap anak, sungguh memprihatinkan. Sebagaimana yang diungkap oleh wakil Dirtipidsiber Kombes Pol. Dani Kustoni di Mabes Polri Jakarta Selatan, bahwa pada tanggal 3 Oktober 2024 telah dilakukan penangkapan tersangka pelaku penjual vidio pornografi yang berisikan adegan asusila anak di bawah umur melalui media sosial instagram. Ada dua kasus pertama grup telegram yang diberi nama “Meguru Sensei” dengan tersangka berinisial MS 26 tahun, sedangkan kasus kedua melalui grup telegram yang dberi nama “Acil Sunda” yang dikelola oleh tersangka berinisial S 24 tahun. (SindoNews.com, Rabu 13 November 2024).

Berdasarkan data dari Bareskrim, kasus pornografi online dari bulan Mei sampai November 2024 mencapai 47 kasus dengan 58 tersangka. Bareskrim juga melakukan pemblokiran situs atau web pornografi online yang jumlahnya mencapai 15659 (SindoNews.com 13 November 2024).

Banyak faktor yang mendorong pembuatan situs pornografi ini, diantaranya keimanan yang lemah pada diri seseorang, menjadikan mereka tidak takut melakukan perbuatan yang melanggar aturan agama. Begitu pula dengan pemahaman agama yang sangat lemah, hal ini dikarenakan kurikulum pendidikan agama yang diberikan, waktunya sangat sedikit. Sehingga mereka tidak memahami mana perbuatan yang halal atau yang haram. Kehidupan mereka sangat sekuler, tidak mau terikat dengan aturan agama.

Kehidupan perekonomian masyarakat yang semakin sulit, menjadi salah satu faktor pendorong para pelaku, membuat situs pornografi dan melakukan eksploitasi pada anak. Mereka berharap mendapatkan keuntungan yang besar dari hasil penjualan situs pornografi ini. Sehingga dapat mereka gunakan memenuhi kebutuhannya. Mereka sudah tidak memperdulikan lagi bahaya dari situs porno ini, yang tentu akan merusak kehidupan generasi muda.

Penyebab yang paling utama adanya situs porno ini, yaitu diterapkannya sistem Sekuler Kapitalis, sehingga seseorang memilki kebebasan melakukan perbuatan apa saja. Karena sistem ini menganut empat asas kebebasan yang diantaranya kebebasan dalam bertingkah laku. Selain itu sistem ini tujuan utamanya adalah mendapatkan materi (keuntungan) yang sebesar-besarnya. Walaupun ditempuh dengan cara-cara yang bertentangan dengan norma agama, seperti pembuatan situs porno ini.

Dalam sistem Kapitalis, setiap situs porno yang masuk ke dalam medsos internet tidak diseleksi, sehingga sangat mudah untuk diakses oleh siapapun. Sistem ini tidak memperhatikan dampak negatif yang akan diterima oleh orang yang mengaksesnya, yang sebagian besar para remaja. Hal ini tentu dapat mempersulit terwujudnya generasi yang cemerlang.

Pemerintah yang tidak memberi sangsi yang tegas bagi para pelaku pembuat situs porno, menjadikan kasus ini terus berulang. Karena sanksinya tidak memberi efek jera.

Islam mengatur seluruh aspek kehidupan, dengan aturan dari Allah SWT. Termasuk bagaimana kehidupan seorang perempuan dan seorang laki-laki. Dimana seorang laki-laki diwajibkan untuk menjaga pandangan terhadap seorang perempuan begitu pula perempuan harus menjaga pandangannya pada laki-laki yang bukan mahramnya. Sebagaimana dalam surat An Nur ayat 30 “Dan katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.

Seseorang yang bertaqwa akan mengamalkan ayat ini dalam kehidupannya dengan senantiasa berhati-hati dalam memandang sesuatu. Karena Islam melarang untuk memandang sesuatu yang diharamkan oleh aturan Allah.

Sistem pendidikan dalam Islam, bersifat membangun keimanan dan ketaqwaan bagi setiap individunya. Dalam pendidikan Islam setiap individu tidak hanya mengkaji tentang ibadah saja namun mencakup masalah muamalah dan akhlaq. Sehingga dapat membentuk individu yang memiliki syaksyiah Islamiyah yaitu pola pikir dan pola sikapnya Islam. Sehingga dapat mencegah seseorang untuk berbuat yang melanggar aturan Islam.

Sistem Islam juga memberikan penjagaan melalui amar ma’ruf nahi munkar di tengah masyarakat. Dengan melakukan pengawasan pada hal-hal yang dapat merusak aqidah individu. Begitu pula negara, akan memberi sangsi yang memberi efek jera bagi para pelaku kejahatan. Selain itu negara juga akan melindungi masyarakatnya dari pengaruh buruk situs pornografi dengan melakukan penyeleksi setiap situs yang membahayakan atau bahkan menghapusnya.

Dalam sistem Islam, masyarakat senantiasa dipahamkan mengenai syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) melalui dakwah. Sehingga syariat Islam diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan. Dengan begitu akan terbentuk masyarakat yang sejahtera dan penuh keberkahan dari Allah SWT. Allahu ‘alam bishawab.

Info Lainnya  Relawan Dari Universitas Malikussaleh Membuka Donasi Untuk anak anak Korban Bencana Di Aceh Tamiang.

Penulis Siti Supatmiati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

news-1701