DemokrasiPolitik & Ekonomi

Pengamat Politik, Djamu Kertabudi Soroti Konstelasi Politik Menjelang Pilkada Kabupaten Bandung

×

Pengamat Politik, Djamu Kertabudi Soroti Konstelasi Politik Menjelang Pilkada Kabupaten Bandung

Sebarkan artikel ini
Pengamat Politik yang juga Dosen Universitas Nurtanio, Drs. H. Djamu Kertabudi, M.Si

Kab Bandung, Idisi Online,- Pengamat Politik dan Pemerintahan Universitas Nurtanio Bandung, Djamu Kertabudi menyebut terdapat anomali politik di elit partai politik menjelang pelaksanaan tahapan Pilkada Kabupaten Bandung 27 November 2024 mendatang.

Dinamika politik terkini Kabupaten Bandung, kata Djamu, menunjukkan fenomena menarik. Di mana partai politik di luar PKB seolah memilih bersikap realistis sehingga ‘enggan’ berhadapan dengan calon Bupati petahana dari PKB, Dadang Supriatna alias Kang DS.


“Saya melihat ada anomali politik yang mewarnai dinamika di tataran partai politik Kabupaten Bandung saat ini. Saat ini parpol di luar PKB cenderung mengincar calon wakil bupati untuk mendampingi Dadang Supriatna,” ujar Djamu, Jum’at (17/5/2024).

Fenomena anomali tersebut, lanjut Djamu, sangat menarik untuk diperhatikan. Sebab, jika seluruh partai hanya mengincar posisi calon wakil bupati untuk mendampingi Kang DS, ia khawatir nantinya Pilkada Kabupaten Bandung berpotensi hanya diikuti satu pasangan calon alias calon tunggal.

“Mungkin berdasarkan kalkulasi politik mereka (parpol di luar PKB), bahwa secara objektif rasional terdapat kesulitan dalam menentukan format koalisi partai serta pasangan calon yang diusungnya yang harus berhadapan dengan Kang DS dan pasangannya nanti dalam kompetisi yang berimbang,” tuturnya.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Djamu ini, tampaknya partai lain berpikir “seribu kali’ untuk memilih bertarung melawan Kang DS. Terlebih, Bupati Bandung Dadang Supriatna dinilai tengah berada pada momen politik yang sangat menguntungkannya.

Terdapat beberapa alasan mengapa Kang DS saat ini tengah berada di atas angin. Pertama, kata Djamu, masyarakat telah mengetahui bahwa masa jabatan Kang DS terpangkas akibat diberlakukannya sistem Pilkada serentak.

“Terpangkasnya masa jabatan Bupati Bandung yang seharusnya lima tahun menjadi 3,5 tahun, ini mengundang empati masyarakat,” kata Kang Djamu.

Selain itu, Kang DS dinilai sukses menunjukkan berbagai keberhasilan meski baru menjabat sebagai Bupati Bandung selama tiga tahun. Bahkan, program-program yang digulirkan dinilai sangat populis dan menyentuh masyarakat bawah.

Berkat program-programnya yang pro rakyat ditunjang pembawaan Kang DS yang sederhana dan dekat dengan masyarakat, saat ini popularitas dan elektabilitas Dadang Supriatna dinilai sulit ditandingi oleh figur lain.

Di samping itu, kata Djamu, keberhasilan Kang DS sebagai Ketua PKB Kabupaten Bandung yang berhasil mendongkrak suara PKB sehingga menjadi pemenang Pileg di Kabupaten Bandung dengan suara terbanyak, juga menjadi pertimbangan partai lain untuk tidak menjadi kompetitor Kang DS.

“Namun bukan berarti tidak ada figur lain yang memiliki kapasitas dan popularitas yang kompetitif. Tiap partai sebetulnya memiliki kader mumpuni,” ungkap mantan birokrat Kabupaten Bandung itu.

Djamu menyebut beberapa figur atau elit partai lain yang dinilai memiliki potensi untuk menjadi lawan maupun kawan Kang DS diantaranya Sugianto dan Sahrul Gunawan dari Partai Golkar. PKS juga dinilai memiliki figur kuat seperti Jajang Rohana dan Gun Gun Gunawan.

Bahkan PDIP juga memiliki figur potensial seperti Yena Ma’soem, Harjoko hingga artis Denny Cagur. Belum lagi Demokrat ada Saepul Bahri dan beberapa figur berlatar belakang artis.

“Namun yang menjadi faktor penghambat bahwa figur-figur tadi, mereka mayoritas lolos jadi anggota legislatif dari partainya masing-masing. Mereka sudah menggelontorkan dana kampanye relatif besar. Kalau mereka ikut kontestasi Pilkada 2024 tentu harus mempersiapkan dana besar lagi,” beber Djamu.

Berdasarkan berbagai analisa dan pertimbangan tersebut, kata Djamu, banyak pihak yang bertanya mungkinkah terjadi pasangan calon tunggal atau hanya satu pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung yang ditetapkan KPU Kabupaten Bandung.

“Jawaban saya lugas, kenapa tidak. Karena UU No 10 Tahun 2016 tentang Pilkada memungkinkan adanya satu pasangan calon,” kata Djamu.

Dijelaskan Djamu, jika hingga akhir masa pendaftaran calon Bupati/Wakil Bupati hanya ada satu pasangan calon,maka KPU membuka pendaftaran untuk kedua kalinya. Dan bila tidak ada yang mendaftarkan lagi, maka berdasarkan hasil verivikasi administratif dan tidak terdapat temuan apapun, maka KPU menetapkan satu pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung. Pungkasnya.

Info Lainnya  Hasil Analisis dan Survey Indonesia Political Opinion (IPO) Elektabilitas Kang DS Masih Belum Tertandingi

Red. Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

content-ciaa-1412

Mix Parlay


yakinjp

yakinjp

JUDI BOLA ONLINE

rtp yakinjp

yakinjp

Togel Online Resmi

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

news

slot mahjong ways

judi bola online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

80136

80137

80138

80139

80140

80211

80212

80213

80214

80215

80216

80217

80218

80219

80220

9041

9042

9043

9044

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80036

80037

80038

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

80141

80142

80143

80144

80145

80146

80147

80148

80149

80150

80151

80152

80153

80154

80155

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

80066

80067

80068

80069

80070

80071

80072

80073

80074

80075

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

80086

80087

80088

80089

80090

80091

80092

80093

80094

80095

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80106

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80156

80157

80158

80159

80160

80161

80162

80163

80164

80165

80166

80167

80168

80169

80170

80116

80117

80118

80119

80120

80121

80122

80123

80124

80125

80126

80127

80128

80129

80130

80131

80132

80133

80134

80135

80171

80172

80173

80174

80175

80176

80177

80178

80179

80180

80181

80182

80183

80184

80185

80186

80187

80188

80189

80190

80191

80192

80193

80194

80195

80196

80197

80198

80199

80200

80201

80202

80203

80204

80205

80206

80207

80208

80209

80210

content-ciaa-1412