Kota Bandung – Idisi Online.Net
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat Abdulah Dahlan membuka acara Launching Indeks Kerawanan Pemilu (IKP),dan Pemilihan Serentak Provinsi Jawa Barat, di hadiri Ketua Komisi 1 Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr.H.Budi Budiman M.Ip. M.Si, Kombes Polisi Budi Laksono, Ketua KPU Jawa Barat Dr. Agus Asbi, juga 18 Partai Politik yang hadir, Para Media Cetak serta Media Elektronik, serta Tamu undangan lainnya,di gelar di Room Meeting EL.Royale Hotel Bandung, Jalan Merdeka No.2. Kamis, 02/02/2023.
Indek Kerawanan Pemilu (IKP) menjelang Pemilihan Umum serentak di tahun 2024, Provinsi Jawa Barat menjadi urutan ke – 4 daerah yang di nyatakan paling rawan menjelang pemilihan umum di gelar.
Sebagai mana yang di katakan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat Abdulah Dahlan kepada awak Media ” Data Indek Kerawanan Pemilu ( IKP ), dihasilkan dengan dua pendekatan analisa, pendekatan pertama berdasarkan hasil input data dari Bawaslu Provinsi, dan pendekatan ke dua berdasarkan hasil agregat penghitungan dari Bawaslu Kabupaten / Kota.” Paparnya

Jawa Barat masuk urutan ke – 4 tingkat kerawanan tinggi, dengan skor 77,08 pada penilaian tingkat Provinsi.
Di urutan pertama ada DKI Jakarta dengan skor 88,95, urutan ke dua ada Sulawesi Utara dengan skor 87,48, di urutan ke tiga ada Maluku Utara dengan skor 84,86, dan Kalimantan Timur ada di urutan ke lima dengan skor 77,04, ke empatnya yaitu Jawa Barat.” Ungkapnya
Sebagai mana di ketahui Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ), menggelar atau meluncurkan Lounching Indek Kerawanan Pemilu ( IKP ) dan Pemilu serentak di tahun 2024, ini merupakan upaya untuk melakukan pemetaan potensi pelanggaran dalam pemilu, dan IKP ini adalah Program turunan dari mulai tahun 2008 – 2012 dan di kembangkan dari 2012 – 2017, selanjutnya 2017 – 2022, dan sampai saat ini jadi program prioritas kami di tahun 2024, sehingga di harapkan ini bisa menjadi perhatian kita semua.” Pungkasnya. *** A.Junaedi








