Untuk membaca, gulir ke bawah!
NasionalPemerintah

Bupati Bandung Sampaikan Capaian 13 Program Prioritas Pada HUT ke-79 Kemerdekaan RI

×

Bupati Bandung Sampaikan Capaian 13 Program Prioritas Pada HUT ke-79 Kemerdekaan RI

Sebarkan artikel ini

KAB. BANDUNG, Idisi Online,- Semarak Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, Sabtu (17/8/2024).

Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, TNI, Polri, Anggota DPRD Kabupaten Bandung, serta para ASN di lingkungan Pemkab Bandung menggelar pelaksanaan upacara pengibaran bendera sang merah putih dalam rangka menyambut HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Lapangan Upakarti Komplek Pemkab Bandung, Soreang.

Bupati Bandung Dadang Supriatna jadi inspektur upacara. Bupati Bandung pun terlihat mengenakan pakaian adat, saat melaksanakan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI tersebut. Sehingga terlihat menarik dan menjadi nuansa baru pada pelaksanaan upacara tersebut.

Jajaran Organisasi Perangkat Daerah pun terlihat mengenakan pakaian adat, sebagai wujud kecintaan terhadap adat istiadat dan keragaman suku, bahasa dan adat istiadat dalam bingkai kesatuan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Unsur Ormas dan OKP dan berbagai pihak lainnya turut melaksanakan upacara. Ribuan masyarakat turut hadir dan menyaksikan serta memadati kawasan lapangan upacara dan lingkungan pemerintah daerah.

Pelaksanaan upacara pun berlangsung khidmat, sebagai wujud rasa syukur atas Kemerdekaan RI yang ke-79 ini. Upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI itu dengan tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju”. Masyarakat pun banyak yang mengenakan atribut dan busana merah putih.

Pada rangkaian kegiatan upacara itu, Bupati Bandung menyerahkan berbagai penghargaan kepada para pihak penerima penghargaan tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan tahun ini bangsa Indonesia genap berusia 79 tahun.

“Sebagai warga negara Indonesia, kita wajib bersyukur kepada Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan Proklamasi Kemerdekaan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat serta bebas dari belenggu penjajahan. Kita juga wajib mempertahankan dan mewujudkan apa yang menjadi perjuangan para pendiri bangsa,” jelas Bupati Bedas ini.

Mengingat, imbuhnya, Proklamasi Kemerdekaan bukanlah tujuan akhir. Melainkan sebuah alat untuk menyusun tata kehidupan yang baru.

“Mendorong kita lebih kreatif, inovatif menuju budaya kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan juga kerja ikhlas dalam mencapai cita-cita bangsa Indonesia, yaitu terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila,” ungkap Bupati.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, saat ini bangsa Indonesia perlu melakukan langkah-langkah percepatan peningkatan kesejahteraan sosial guna menyelesaikan beberapa isu sentral yaitu kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, pengendalian inflasi, pengangguran, ketahanan pangan dan isu sentral lainnya.

“Tantangan ini harus kita jawab dengan terus bekerja dan optimis pada hasil kerja. Untuk terus bangkit menuju kesejahteraan rakyat,” katanya.

Hal tersebut sesuai dengan tema Hari Kemerdekaan RI ke-79 tahun 2024, yaitu Nusantara Baru Indonesia Maju.

“Ini adalah harapan dan semangat bagi bangsa Indonesia. Tidak terkecuali untuk Kabupaten Bandung. Juga dalam upaya menyongsong Indonesia Emas tahun 2045, yaitu peningkatan sumber daya manusia yang profesional dalam paham tentang digitalisasi. Memahami dan melengkapi big data, dilakukan kajian riset and development, institusi yang kuat dan pengelolaan keuangan (anggaran) dengan baik,” ujarnya.

Info Lainnya  Gubernur Jawa Barat, KDM Terapkan Konsep Tata Ruang Sunda untuk Cegah Bencana

Tentunya, lanjut Kang DS, Nusantara Baru adalah simbol dari upaya bersama untuk membangun kembali dan merevitalisasi seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan pendekatan inovatif, kita harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan teknologi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan di era global ini,” tutur orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini.

Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Badung, katanya, mari bergandengan tangan untuk mewujudkan cita-cita bangsa.

“Kita harus meningkatkan sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan berbagai bidang. Teruslah berkolaborasi dalam program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

“Dengan semangat BEDAS kita dapat menciptakan perubahan yang positif, inovatif dan berkelanjutan. Di hari yang penuh makna ini, mari kita tingkatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air kita. Jadikanlah HUT ke-79 Kemerdekaan RI ini sebagai momentum untuk memperkuat tekad kita dalam mencapai Indonesia lebih baik dan lebih maju,” imbuhnya.

Apa yang dilakukan menjadi kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dengan segala potensi yang ada di Kabupaten Bandung sedang berjalan ke arah sana. “Tentunya upaya kita dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera harus ditopang dengan semangat kreativitas, dan inovasi,” katanya.

Kang DS mengatakan, melalui penguatan dan tiga prioritas aspek utama, yaitu kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

Untuk itu, pembangunan di daerah harus bisa memanfaatkan bonus demografi yang siap menghadapi distraksi teknologi. Apabila jumlah penduduk Kabupaten Bandung sekitar 3,77 juta jiwa.

“Menjadi salah satu potensi dalam proses produksi inovasi dan berdaya saing global dengan mengoptimalkan teknologi informasi,” jelasnya.

Menurutnya dilandasi pengalaman nilai-nilai Pancasila dan keagamaan yang akan menjaga jatidiri budaya bangsa.

“Dipundak kita terdapat amanah luhur dan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung yang dituangkan dalam visi pembangunan tahun 2021-2026 yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera,” tuturnya.

Ia mengatakan inflasi membawa pengaruh terhadap pembangunan di Kabupaten Bandung. Namun hal tersebut bukan jadi kendala. Dilihat dari pencapaian indikator makro, Kabupaten Bandung mengalami perubahan signifikan pada semua sektor sebagai hasil kinerja dari seluruh bidang pembangunan yang dilaksanakan melalui kolaborasi pentahelix pemerintah Kabupaten Bandung, dunia usaha, komunitas, akademisi, insan media dan masyarakat.

“Kita lihat dari realisasi pendapatan Kabupaten Bandung, tahun anggaran 2023 mencapai 6,3 triliun rupiah atau mengalami kenaikan dari tahun 2022 sebesar 5,9 triliun rupiah. Sementara itu APBD Kabupaten Bandung 2022 sebesar 5,3 triliun rupiah. Mengalami peningkatan di tahun 2023 sekitar 6,8 triliun rupiah. Dan pada tahun 2024 meningkat menjadi 7,5 triliun rupiah,” katanya.

Menurutnya tingkat PDRB, mengalami kenaikan dari tahun 2022 sebesar 143 triliun rupiah menjadi sebesar 153,9 triliun rupiah pada tahun 2023.

Serta laju pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dari 5,3 persen menjadi 4,5 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik di masa transisi pandemi dan endemi melalui program pemulihan di Kabupaten Bandung. Dilihat dari indikator sosial, raihan indeks pembangunan manusia atau IPM Kabupaten Bandung mengalami kenaikan dari nilai IPM pada tahun 2022 yaitu 73,16 poin, menjadi 73,74 poin pada tahun 2023.

Info Lainnya  Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin Apresiasi Inovasi TNI AD dalam Tangani Masalah Sampah di Sungai Citarum

“Angka harapan hidup mengalami kenaikan, dari tahun 2022 73,46 tahun menjadi 74,03 tahun pada tahun 2023. Angka rata-rata lama sekolah juga mengalami kenaikan, yang pada tahun 2022 sebesar 9,0 tahun menjadi 9,12 tahun pada tahun 2023. Sedangkan angka lama sekolah meningkat dari tahun 2022 12,71 tahun, dan naik 12,73 tahun pada tahun 2023,” jelas Kang DS.

Menurutnya tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2022 mencapai 6,98 persen turun di tahun 2023 menjadi 6,52 persen.

“Adapun angka kemiskinan tahun 2022 sebesar 6,80 persen turun menjadi 6,40 persen di tahun 2023,” katanya.

Patut disyukuri bersama, bahwa di akhir 2023 tingkat kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bandung mengalami penurunan sebesar 0,3 persen. Semula pada tahun 2022 sebesar 1,48 persen dan tahun 2023 menjadi 1,23 persen.

Ia mengatakan dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem, berbagai intervensi kebijakan telah dilakukan. Di antaranya implementasi melalui program prioritas yang dilaksanakan bersama unsur pentahelix.

“Khusus pada bidang infrastruktur Pemerintah Kabupaten Bandung pada tahun 2023 telah meresmikan dua rumah sakit umum daerah, yaitu RSUD Bedas Cimaung dan RSUD Bedas Kertasari. Tahun 2024 juga sudah diresmikan dua rumah sakit yaitu RSUD Bedas Tegalluar dan RSUD Bedas Arjasari. Mohon doa dan dukungan, kita akan segera menyelesaikan RSUD Bedas Ciwidey atau Pacira,” jelasnya.

Ia mengatakan dalam pelayanan sanitasi, tercatat adanya peningkatan capaian akses sanitasi Kabupaten Bandung. Dari 91,55 persen di tahun 2022 menjadi 92,61 persen di tahun 2023.

Sementara akses air bersih di tahun 2022 yaitu 87,55 menjadi 88,50 persen dan presentasi volume sampah terolah pada tahun 2022 adalah 74,93 persen naik tahun 2023 81,09 persen.

Kang DS juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah dan pegiat lingkungan atas partisipasinya dalam berbagai program pembangunan lingkungan hidup di Kabupaten Bandung. Sehingga selama tiga kali berturut-turut mendapatkan penghargaan proklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“Kabupaten Bandung juga sudah mendapatkan penghargaan 100 persen ODF ODF (Open Defecation Free) dari Gubernur Jawa Barat. Pencapaian tersebut diraih melalui sinergi dan kolaborasi dengan unsur pentahelix dan penguatan pemerintah desa,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam upaya peningkatan akses layanan kesehatan masyarakat untuk menjamin kesehatan masyarakat, katanya, cakupan kesehatan semesta UHC Kabupaten Bandung meningkat yaitu mencapai 99,57 persen pada tahun 2023 dari tahun 2022 96,8 persen.

Selanjutnya dalam bidang pengendalian dan pengawasan, katanya, Kabupaten Bandung dalam penyampaian laporan keuangan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah mendapatkan penghargaan opini wajar tanpa pengecualian atau WTP sebanyak 8 kali berturut-turut,” ucapnya.

Kemudian dalam mendukung upaya pencegahan tindak pidana korupsi, kata Kang DS, KPK RI melalui program Monitoring Center for Prevention (MCP), pemeirntah daerah didorong untuk melakukan transformasi nilai praktek pemerintah daerah guna tercipta tata kelola pemerintahan yang baik.

Info Lainnya  Ketua Harian TPPS Kab. Bandung, Emma Dety: Indonesia Emas Tidak Akan Tercapai Jika Masalah Gizi dan Stunting Diatasi

“Alhamdulilah atas keberhasilan dan implementasi layanan publik yang transparan, dan akuntabel melalui layanan digital, Kabupaten Bandung juga menjadi salah satu dari tiga daerah yang dipilih KPK RI sebagai daerah percontohan kabupaten/kota anti korupsi di Jawa Barat dan memiliki desa antikorupsi tingkat nasional yaitu Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Kemudian dalam penerapan reformasi birokrasi yang efektif, indeks reformasi birokrasi (IRB) Kabupaten Bandung pada tahun 2022 meraih predikat B dengan nilai 63,32 poin dan pada tahun 2023 meningkat menjadi 83,67 poin dengan predikat A, sehingga menjadi wilayah dengan IRB tertinggi di Jawa Barat.

“Alhamdulillah realisasi program dan kegiatan pembangunan yang diimplementasikan oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bandung memberikan dampak positif, selama kurun waktu 3 tahun kepemimpinan saya selaku Bupati Bandung, telah berhasil meraih tota apresiasi sebanyak 354 buah, di antaranya 4 buah lencana dan 1 brevet, 1 pin kehormatan, 7 medali, 45 trophy, 12 plakat dan 19 sertifikat dalam berbagai urusan pembangunan” jelasnya.

“Baik penghargaan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Barat serta penghargaan dari instansi lainnya. Sebagai buah kerja keras kita bersama, meraih penghargaan tentu saja bukan tujuan utama program pembangunan. Tapi apresiasi ini mendonorkan semangat bagi kita semua untuk lebih Bedas meningkatkan kinerja,” lanjutnya.

Kang DS mengatakan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas prestasi kolektif Pemerintah Kabupaten Bandung dengan dukungan yang kuat dari DPRD Kabupaten Bandung serta kerja sama dengan dunia usaha, akademisi, dan para insan media dan seluruh element masyarakat Kabupaten Bandung.

Melalui visi dan misi Kabupaten Bandung tahun 2021-2026, Bupati Bandung telah merealisasikan 13 program strategis pembangunan, di antaranya pertama, insentif guru ngaji berikut BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Kedua, pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Ketiga, pemberian asuransi dan atau subsidi kepada petani. Keempat, peningkatan insentif Linmas berikut BPJS Ketenagakerjaan. Kelima, peningkatan insentif RT, RW dan PKK Desa berikut BPJS Ketenagakerjaan. Keenam, peningkatan Siltap/Insentif Pemdes dan BPD berikut BPJS Ketenagakerjaan. Ketujuh, beasiswa Ti Bupati (Besti) untuk anak-anak hafidz Al-Qur’an dan atau anak berprestasi. Kedelapan, pembangunan 5 buah rumah sakit umum daerah.

Sembilan, pembangunan 7000 unit rutilahu setiap tahun. Sepuluh, penambahan sekolah 28 unit SMP dan mengajukan 22 unit SMA baru ke Pemprov Jawa Barat. Sebelas, tiga muatan lokal dalam sistem pendidikan bagi TK, SD, SMP. Duabelas, penyediaan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri), tigabelas peningkatan insentif ustadz/ustadzah, takmir, dan marbot berikut BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Bandung juga turut mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada Serentak Nasional 27 November 2024, untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati Bandung.

Reporter Agus, Bety

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Idisi Online

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

article 0000091

article 0000092

article 0000093

article 0000094

article 0000095

article 0000096

article 0000097

article 0000098

article 0000099

article 0000100

article 0000101

article 0000102

article 0000103

article 0000104

article 0000105

article 0000106

article 0000107

article 0000108

article 0000109

article 0000110

article 0000111

article 0000112

article 0000113

article 0000114

article 0000115

article 0000116

article 0000117

article 0000118

article 0000119

article 0000120

artikel 0000106

artikel 0000107

artikel 0000108

artikel 0000109

artikel 0000110

artikel 0000111

artikel 0000112

artikel 0000113

artikel 0000114

artikel 0000115

artikel 0000116

artikel 0000117

artikel 0000118

artikel 0000119

artikel 0000120

artikel 0000121

artikel 0000122

artikel 0000123

artikel 0000124

artikel 0000125

artikel 0000126

artikel 0000127

artikel 0000128

artikel 0000129

artikel 0000130

artikel 0000131

artikel 0000132

artikel 0000133

artikel 0000134

artikel 0000135

pengadilan 000086

pengadilan 000087

pengadilan 000088

pengadilan 000089

pengadilan 000090

pengadilan 000091

pengadilan 000092

pengadilan 000093

pengadilan 000094

pengadilan 000095

pengadilan 000096

pengadilan 000097

pengadilan 000098

pengadilan 000099

pengadilan 000100

pengadilan 000101

pengadilan 000102

pengadilan 000103

pengadilan 000104

pengadilan 000105

article 3000061

article 3000062

article 3000063

article 3000064

article 3000065

article 3000066

article 3000067

article 3000068

article 3000069

article 3000070

article 3000071

article 3000072

article 3000073

article 3000074

article 3000075

article 3000076

article 3000077

article 3000078

article 3000079

article 3000080

article 3000081

article 3000082

article 3000083

article 3000084

article 3000085

article 3000086

article 3000087

article 3000088

article 3000089

article 3000090

article 3000091

article 3000092

article 3000093

article 3000094

article 3000095

article 3000096

article 3000097

article 3000098

article 3000099

article 3000100

article 3000101

article 3000102

article 3000103

article 3000104

article 3000105

article 3000106

article 3000107

article 3000108

article 3000109

article 3000110

article 3000111

article 3000112

article 3000113

article 3000114

article 3000115

article 3000116

article 3000117

article 3000118

article 3000119

article 3000120

article 2000081

article 2000082

article 2000083

article 2000084

article 2000085

article 2000086

article 2000087

article 2000088

article 2000089

article 2000090

article 2000091

article 2000092

article 2000093

article 2000094

article 2000095

article 2000096

article 2000097

article 2000098

article 2000099

article 2000100

article 2000101

article 2000102

article 2000103

article 2000104

article 2000105

article 2000106

article 2000107

article 2000108

article 2000109

article 2000110

invoice 00055

invoice 00056

invoice 00057

invoice 00058

invoice 00059

invoice 00060

invoice 00061

invoice 00062

invoice 00063

invoice 00064

invoice 00065

invoice 00066

invoice 00067

invoice 00068

invoice 00069

invoice 00070

invoice 00071

invoice 00072

invoice 00073

invoice 00074

invoice 00075

invoice 00076

invoice 00077

invoice 00078

invoice 00079

invoice 00080

invoice 00081

invoice 00082

invoice 00083

invoice 00084

invoice 00085

invoice 00086

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 0000136

artikel 0000137

artikel 0000138

artikel 0000139

artikel 0000140

artikel 0000141

artikel 0000142

artikel 0000143

artikel 0000144

artikel 0000145

news-1701