JAKARTA, IO – Siapa sangka desa di ujung selatan Kabupaten Bandung bisa berdiri di panggung nasional. Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, resmi menyandang predikat Desa Terbaik 3 Nasional Paritrana Award 2025, Jumat (8/5/2026).
Di Gedung BPJS Ketenagakerjaan Jakarta, nama Tarumajaya disebut sebagai salah satu desa paling peduli pada nasib pekerja informal. Piagam penghargaan diteken langsung Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.
Di balik penghargaan itu ada cerita tentang petani, pedagang kecil, dan buruh harian yang kini punya “payung” saat bekerja. Itulah yang diperjuangkan Kepala Desa Ahmad Iksan, S.E.
“Alhamdulillah, ini kerja bareng warga Tarumajaya,” ucap Ahmad, Sabtu (9/5/2026). Baginya, penghargaan ini bukan sekadar piala. “Ini amanah. Masih banyak warga yang butuh rasa aman saat mencari nafkah.”
Menurut Ahmad, risiko jatuh dari pohon, kecelakaan di sawah, atau musibah lain bisa menimpa siapa saja. Karena itu, Pemdes Tarumajaya gencar mendaftarkan warganya ke BPJS Ketenagakerjaan. “Biar mereka kerja tenang. Kalau ada apa-apa, ada yang melindungi,” ujarnya.
Ke depan, edukasi akan diperluas. “Petani, pedagang, pelaku UMKM harus tahu mereka juga punya hak atas jaminan sosial,” tutup Ahmad.
Rep. Edwin







