Garut. Idisionline.com – Kendati harga eceran pupuk telah alami penurunan, namun sejumlah kios di Wilayah Garut masih menjual pupuk dengan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Seperti yang dilakukan oleh kios pupuk milik Asep yang berlokasi di Cibuntu Desa Tanjungmulya Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut.
Menurut keterangan sejumlah warga setempat, mengeluhkan harga pupuk yang di jual di kios Asep diatas harga Eceran tertinggi.
”Harga pupuk yang dibandorol di kios Asep melebihi HET, padahal katanya harga pupuk sudah turun. Kami harapkan pihak berwenang menyikapi hal itu agar penyaluran pupuk subsidi benar benar dirasakan manfaat oleh masyarakat bukan jadi lahan kepentingan pribadi” ungkap Warga.

Ketika ihwal tersebut dikonfirmasikn awak media dengan sambangi kios Asep, berhasil ditemui pengelola kios, Jujun, membantah tudingan tersebut.
“Saya menjual pupuk sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah. Tidak ada kenaikan harga seperti yang diberitakan,” kilahnya.
Kendati isu tersebut dibantah oleh pengelola kios, namun dugaan mark up harga tersebut sudah menjadi buah bibir dikalangan masyarakat sekitar.
Demi adanya kepastian dipandang perlu pihak berkompeten seperti Dinas Pertanian dan aparat penegak hukum, turun untuk melakukan pengecekan terhadap harga jual pupuk subsidi di kios itu.
Penyaluran pupuk bersubsidi seharusnya dijual sesuai dengan HET yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian, guna memastikan petani mendapatkan hak mereka tanpa terbebani harga yang tidak wajar.
***Djanu/Red






