Bandung, idisionline.com – Inspektorat Kabupaten Bandung dikabarkan masih intensif lakukan pemeriksaan pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Cikancung Bandung.
Ihwal tersebut diungkapkan oleh seorang warga sekitar Kecamatan Cikancung. Kalangan pendidikan yang minta namanya dirahasiakan.

“Inspektorat Kabupaten Bandung saat ini tengah gencar lakukan pemeriksaan secara intensif ke Sekolah. Bahkan SMPN 3 Cikancung hingga saat ini, sekurangnya sudah 14 Kali diperiksa tak kunjung rampung. Mungkin saja ada temuan” Ungkap Sumber, Senin (01/09/2025).
Lebih lanjut sumber menyebutkan Kepala SMPN 3, Dudi Hermawan. Dinilai panik dan sering keluh kesah.
“Dengan pemeriksaan Inspektorat yang intens dan belum kunjung selesai, berdampak juga kepada Dudi Hermawan sebagai Kasek. Terlihat panik dan sering curhat ke rekan sejawatnya, ingin pindah dari Sekolah itu” beber sumber.

Berhasil terkonfirmasi diruang kerjanya, Kepala SMPN 3 Cikancung, Dudi Hermawan tidak menampik adanya rumor tersebut.
“Memang benar Sekolah Kami masih dalam periksaan Inspektorat. Mungkin ada yang belum selesai saja tentang tertib administratif. Kami hormati tupoksi sebagai aparat internal pemerintah” tutur Dudi.
Disinggung lebih detail ihwal pemeriksaan Inspektorat dilingkup Sekolah yang miliki jumlah murid lebih dari 700 itu, Dudi seolah enggan berikan pemaparan.
Bahkan saat dikonfirmasi perihal Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) Tahun 2024 dalam komponen pembayaran honor yang mencapai Rp.350.000.000,- dalam tahun itu, Dudi meminta didampingi penjelasan operator.
“Sebentar Saya panggilkan operator dulu, takut salah data jumlah tenaga honorer nya saat itu berapa” ucapnya seraya menghadirkan operator.
Kesan hati hati terlihat dari gestur dan ucapan Dudi dalam menjawab sejumlah pertanyaan awak Media. kendati pertanyaan ringan yang dilontarkan.
Diakhir perbincangan Dudi Hermawan mengucapkan terimakasih dan meminta kepada awak media untuk tidak mempublikasikan hasil wawancaranya.
“jika tidak keberatan, beritanya yang baik baik saja, karena jika ada kesalahan kami dalam bertugas, itu manusiawi. tolong di ingatkan”, pungkasnya.
Sejauh ini hingga berita dilansir Inspektorat Kabupaten Bandung belum dapat memberi penjelasan secara resmi.
Sementara kabar yang santer terdengar dilingkup SMPN 3 Cikancung, dalam tata kelolanya diduga ada yang tidak beres?
***Heryawan






