Kab. Tasikmalaya, Idisi Online – Dalam rangka evaluasi program pembangunan Irigasi Pompanisasi dan Irigasi Pipanisasi, Bpp Kecamatan Cigalontang mengadakan rakor evaluasi tentang presentasi pembangunan yang dilaksanakan oleh kelompok tani (Poktan) yang menerima program dari Kementrian Pertanian.

Pada kegiatan rakor ini, kordinator Bpp Kecamatan Cigalontang Pak Farid menjelaskan, pompa mengambil posisi penting untuk mengamankan ketahan pangan nasional. Pompanisasi dan irpom telah berhasil mengantisipasi kondisi iklim yang extrim sekaligus mengangkat produksi sebanyak 98℅.
Kami akan terus melakukan inovasi dan perbaikan. Dikarenakan masih banyaknya lahan tadah hujan, kedepannya perlu dikembangkan inovasi yang semakin memudahkan bagi petani,” Ujar Farid.

Pada kesempatan tersebut, Danramil Kapten Agus Heryanto menyampaikan bahwasannya program ini harus disukseskan dan nantinya ada pentahapan setelah pembangunan irpom dan irpip akan ada kelanjutan untuk kegiatan PAT dimana yang tadinya luas tanam 10 Hektar dengan adanya irpom dan irpip ini luas tanam dan lahan harus bertambah dan masa panen tadinya dalam setahun dua kali panen harus bisa tiga kali panen.

Prasarana dan sarana pertanian, melalui program pengembangan infrastruktur pertanian, terutama program irpom dan irpip sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas pertanian di daerah tersebut dan mendukung program ketahanan pangan dan mengatasi kekeringan.

Pada Kesempatan berbeda Camat Cigalontang Pak Dedi Herniwan menegaskan, Cigalontang mempunyai potensi yang sangat besar, pemerintah terus berkolaborasi dengan berbagai pihak demi mendorong dan meperkuat ketahan pangan dan kemandirian energi, harus kita optimalkan bersama,” Tutupnya.
Rep. Adas Is






