Tebingtinggi,Idisionline.Com,Buruknya kualitas pengerjaan tambal Sulam /penempelan aspal yang yang berlubang dan asal jadi menjadi sorotan publik khusus di warga kota Tebingtinggi, debu berterbanggan kemana mana, disebabkan oleh menimbun jalan aspal yang berlubang dengan pasir dan batu (sertu) berada di jalan M. Yamin, kelurahan tanjung marulak hilir , kecamatan Rambutan kota Tebingtinggi, hingga sepekan berlalu. Senin, (6/7/2026).
Edi salah seorang warga M. Yamin (kampung Keling) mengatakan kepada awak media,warga disini sangat kecewa atas kinerja Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Utara, atau PUPR Nasional yang mana dalam pengerjaan tersebut tampa memikirkan dampak kepada masyarakat sekitar,udah hampir sepekan abu ini membuat sesak nafas warga di sekitar, ucapnya.
Lanjutnya, padahal daerah ini ramai orang berlalu-lalang melintas ,penguna sepeda motor jelas terganggu sekali ketika melintas di daerah tersebut, dan sangat menganggu pemandangan ,bisa berakibatkan kecelakaan lalu lintas, antara pengendara satu sama lainnya akibat debu yang tebal berterbangan , yang mana kawasan tersebut kawasan penjual makanan , yang berketepatan di depan kawasan rumah sakit umum Chivani , sudah jelas akibat dari debu yang berterbangan itu sangat merugikan masyarakat, ungkapnya.
Seharusnya ,pihak vendor pengaspalan jalan harus mikirkan masyarakat, jangan memikirkan kepentingan pribadi, mereka dapat untung ,kami makan debu dari pengerjaan mereka , yah!,!pikirkan juga gimana caranya agar debu tersebut tidak berterbangan dan tidak menjadi penyakit bagi kami disini, tegasnya dengan rasa kecewa ?
Hasil pantauan dari awak media dilapanggan, dampaknya akibat debu dari Tambal Sulam pengaspalan jalan memicu gangguan pernapasan seperti ISPA dan asma, iritasi mata dan kulit, serta mengurangi jarak pandang yang berisiko memicu kecelakaan. Selain itu, debu ini mengotori lingkungan sekitar.
Debu tebal yang masuk ke permukiman akan mengotori rumah, lantai, dan pakaian warga, serta mengganggu kenyamanan bersosialisasi di luar ruangan.Hingga berita ini di terbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak pihak terkait.
![]()







