Pematang Raya, idisionline.com – Kamis 22 Januari 2026. Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI) terus memperkuat langkah strategisnya melalui kegiatan audiensi dengan berbagai instansi sebagai bagian dari rangkaian Education & Anti Narcotic KPKM-RI Award 2026.
Kali ini, KPKM RI melaksanakan audiensi bersama BNN Kabupaten Simalungun yang berlangsung di Kantor BNNK Simalungun, Jalan Sutomo, Pematang Raya.
Audiensi dibuka langsung oleh AKBP Suhana Sinaga selaku Kepala BNNK Simalungun, didampingi jajaran dan peserta audiensi, yaitu:
Tommy Albert Hutauruk, SH β Kasubbag Umum
Romince V. Sitorus, SKM β Penyuluh Narkoba Ahli Muda Ranto A. F. Marbun, SH
Deswita Sibarani, S.Psi β Konselor Adiksi
Kegiatan diawali dengan pengenalan peserta, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tugas dan fungsi masing-masing bidang di lingkungan BNNK Simalungun dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KPKM RI Hunter D Samosir menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari BNNK Simalungun. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara KPKM RI dan BNN sebagai bentuk sinergitas nyata dalam upaya pencegahan narkoba, khususnya melalui jalur edukasi masyarakat dan generasi muda.
Selanjutnya, pemaparan materi terkait tujuan audiensi disampaikan oleh Sekretaris Panitia Pelaksana Education & Anti Narcotic KPKM-RI Award 2026, didampingi Ketua Panitia Irma Yani dan Munir, serta Sekretaris KPKM RI Yanti Sidauruk bersama Tim Media Rikkot Damanik.
Melalui audiensi ini, KPKM RI dan BNNK Simalungun menyatakan komitmen bersama untuk menjaga sinergitas yang telah terbangun. BNNK Simalungun juga menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Education & Anti Narcotic KPKM-RI Award 2026 yang direncanakan akan diselenggarakan di Hotel Grand Palm.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat gerakan edukasi dan pencegahan narkoba demi mewujudkan masyarakat yang sehat, berintegritas, dan bebas dari narkotika.






